Antonio Rudiger jadi korban pelecehan rasial.
Antonio Rudiger jadi korban pelecehan rasial.

Pasca-Real Madrid Kalahkan Cadiz, Antonio Rudiger Jadi Korban Pelecehan Rasial

Posted on

Bolazola – Bek andalan Real Madrid, Antonio Rudiger, menjadi korban pelecehan rasial oleh para suporter setelah pertandingan timnya melawan Cadiz dalam lanjutan La Liga.

Video yang diposting oleh media Spanyol pada hari Minggu (16/4/2023) menunjukkan para suporter Cadiz yang berteriak menghina Rudiger setelah dia pergi ke tribun untuk memberikan jersey-nya kepada seseorang yang tampaknya merupakan suporter Real Madrid. Benda-benda juga dilemparkan ke arah bek asal Jerman yang berkulit hitam ini.

Antonio Rudiger berbicara dengan beberapa suporter yang berteriak padanya sebelum memberikan jersey-nya dan menyapa beberapa suporter. Dua orang yang tampaknya merupakan staf Real Madrid datang untuk membawa pemain itu menjauh dari para suporter.

Insiden tersebut terjadi setelah Real Madrid memenangkan pertandingan 2-0 melawan Cadiz yang berada dalam ancaman degradasi.

Dikethaui, sepak bola Spanyol telah dicemari oleh rasisme musim ini, dengan rekan setim Rudiger, Vinicius Junior, menjadi sasaran pelecehan rasial dalam beberapa pertandingan.

Awal bulan ini, Vinicius Junior bersaksi melawan seorang suporter Mallorca yang dituduh melakukan pelecehan rasial selama pertandingan. Suporter yang sama juga dituduh menghina gelandang Villarreal Samu Chukwueze di pertandingan La Liga lainnya.

Pihak La Liga telah mengajukan beberapa pengaduan resmi kepada otoritas terkait penghinaan terhadap Vinicius Junior, meskipun beberapa di antaranya sudah ditutup. La Liga juga baru-baru ini meningkatkan jumlah monitor pada pertandingan Real Madrid untuk mengidentifikasi pelaku.

Real Valladolid baru-baru ini menangguhkan 12 pemegang tiket musiman sambil menyelidiki dugaan pelecehan verbal terhadap Vinicius Junior.

Pengadilan pertama terhadap seorang suporter yang melakukan pelecehan rasial terhadap seorang pemain di Spanyol diharapkan akan dimulai tahun ini, menyusul komentar seorang suporter Espanyol terhadap penyerang Athletic Club, Inaki Williams, beberapa tahun yang lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *