Bolazola – Karim Benzema bisa keluar dari masa pensiun internasional jika Didier Deschamps digantikan oleh Zinedine Zidane.

Bintang Real Madrid itu mengumumkan pensiun internasional pada Senin (19/12/2022), hanya sehari setelah Les Bleus kalah dari Argentina di final Piala Dunia 2022.

Sementara striker itu awalnya dipanggil ke skuat berisi 26 pemain pilihan Deschamps untuk turnamen di Qatar, ia harus menarik diri karena cedera paha pada hari turnamen dimulai yang merupakan pukulan besar bagi Prancis.

Ada desas-desus bahwa dia bisa kembali suatu saat selama gelaran Piala Dunia, bahkan untuk final, tetapi Didier Deschamps meredam semua spekulasi tersebut dengan mengonfirmasi bahwa Karim Benzema tidak bergabung dengan skuat.

Pada hari Senin, hanya sehari setelah Argentina mengalahkan Prancis untuk gelar dalam adu penalti, Karim Benzema mengeluarkan pesan di media sosial yang mengatakan bahwa ‘kisahnya’ dengan timnas telah berakhir.

Namun, salah satu media melaporkan bahwa pemain berusia 35 tahun itu bisa bermain untuk timnas Prancis lagi jika Zidane menggantikan Deschamps sebagai pelatih.

Zidane saat ini masih menunggu tawaran dari pihak Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), dan telah menolak tawaran PSG sejak meninggalkan Real Madrid pada 2021.

Deschamps, yang membawa Prancis ke final Piala Dunia berturut-turut setelah juga memenangkan edisi 2018, baru-baru ini mengungkapkan bahwa dia akan memutuskan masa depannya setelah bertemu dengan Federasi Sepak Bola Prancis pada Januari mendatang.

Jika dia memutuskan untuk mundur, Zidane bisa menjadi yang berikutnya untuk pekerjaan itu dan penunjukannya dapat membuka jalan bagi kembalinya Karim Benzema ke timnas mengingat hubungan baik selama bekerjasama di Real Madrid.

Melakukan debutnya pada 2007, Karim Benzema mendapatkan 97 caps bersama Prancis, mencetak 37 gol dan bermain di empat turnamen besar, termasuk Piala Dunia 2014 dan Euro 2020.

KARIM BENZEMA DI EURO 2024?

Dengan Euro 2024 hanya 18 bulan lagi, Karim Benzema akan memiliki kesempatan untuk tampil terakhir dengan timnas Prancis di turnamen besar.

Meskipun dia akan berusia 36 tahun saat itu, dia tidak menunjukkan tanda-tanda melambat dan terus tampil di level tertinggi. Jika dia kembali ke timnas Prancis, dia bisa menjadi tokoh kunci dalam serangan tim bersama pemain seperti Kylian Mbappe.

Ini akan menjadi 24 tahun sejak Prancis terakhir kali memenangkan trofi Henri Delaunay, dan juara dunia dua kali itu sangat ingin mengakhiri paceklik gelar Eropa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here