Lingard Meninggal Dunia Saat Menunggu Sidang Ulang Kasus Pelecehan Seksual
BOLAZOLA – Kabar duka datang dari keluarga pesepak bola Jesse Lingard. Kakeknya, Kenneth Lingard, dilaporkan meninggal dunia saat masih menunggu proses sidang ulang terkait sejumlah tuduhan pelecehan seksual terhadap anak.
Kenneth Lingard mengembuskan napas terakhir pada 10 Juni 2026 dalam usia 87 tahun. Informasi tersebut disampaikan dalam sidang yang digelar di pengadilan pada Senin (15/6/2026), menurut laporan The Mirror.
Dengan meninggalnya Kenneth, proses hukum yang masih berjalan otomatis tidak dapat dilanjutkan. Pengadilan menyatakan seluruh dakwaan yang tersisa kini tidak lagi memiliki kekuatan hukum.
Sang Kakek Meninggal Sebelum Sidang Ulang Digelar
Kenneth Lingard sebelumnya menjalani persidangan di Liverpool Crown Court pada 2025. Ia dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan yang mengaku menjadi korban sejak berusia lima tahun.
Dalam persidangan tersebut, juri membebaskannya dari dua dakwaan penyerangan tidak senonoh. Namun, untuk 15 dakwaan lainnya, juri tidak berhasil mencapai keputusan sehingga pengadilan menjadwalkan sidang ulang.
Baca Juga: Rashford Dilirik Bayern Munchen, Man United Siap Lepas dengan Harga Rp617 Miliar
Sidang ulang awalnya direncanakan berlangsung pada Mei tahun ini. Akan tetapi, proses tersebut ditunda hingga tahun depan setelah pengadilan menerima informasi bahwa Kenneth sedang menjalani perawatan di rumah sakit.
Pada sidang terbaru, jaksa Benjamin Aina KC mengonfirmasi bahwa Kenneth Lingard telah meninggal dunia. Sertifikat kematian juga telah diserahkan kepada pengadilan sebagai bukti resmi.
Nama Jesse Lingard Sempat Terseret dalam Persidangan
Kasus ini pertama kali mencuat setelah seorang perempuan melaporkan dugaan pelecehan tersebut kepada polisi pada November 2022. Laporan itu muncul tidak lama setelah tayangnya sebuah dokumenter yang menampilkan Jesse Lingard berbicara mengenai pengaruh positif sang kakek dalam hidupnya.
Menurut keterangan yang terungkap di persidangan, perempuan tersebut sempat mengirim pesan langsung kepada Jesse Lingard. Ia menuding sang gelandang mengetahui dugaan tindakan yang dilakukan oleh kakeknya.
Jesse Lingard yang saat itu bermain di Korea Selatan bersama FC Seoul bahkan terbang ke Inggris untuk memberikan kesaksian dalam pembelaan terhadap sang kakek. Dalam keterangannya di pengadilan, eks Manchester United dan Timnas Inggris itu menegaskan dirinya tidak pernah mengetahui adanya dugaan pelecehan tersebut.
Baca Juga: Sultan Qatar Tak Mau Lagi Beli Manchester United meski Glazer Siap Jual Klub



