BERITA BOLAUEFAWorldWORLD CUP 2026

FIFA Balas Ancaman Boikot UEFA, Infantino Tegaskan Tidak Ada yang Menjual Sepak Bola

BOLAZOLA – FIFA, melalui Presiden Gianni Infantino, akhirnya merespons ancaman boikot yang dilontarkan UEFA terkait rencana penjualan sebagian kepemilikan komersial Piala Dunia kepada investor swasta. Federasi sepak bola dunia itu menegaskan tidak pernah berniat menjual sepak bola kepada pihak mana pun.

Pernyataan tersebut muncul setelah seluruh 55 anggota UEFA sepakat mengancam tidak akan mengikuti turnamen organisasi sepak bola dunia itu apabila proposal pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE) tetap dijalankan.

Meski mendapat gelombang penolakan dari Eropa hingga kawasan Amerika Utara, Infantino memastikan proses konsultasi terhadap proposal tersebut tetap akan berlanjut. Organisasi yang dipimpin Gianni Infantino itu menilai banyak informasi yang beredar selama ini tidak sesuai fakta.

Infantino Tegaskan FIFA Tidak Mau Menjual Sepak Bola

Dalam pernyataan resminya, Infantino mengaku telah mendengar seluruh kritik dan masukan dari berbagai konfederasi. Namun, mereka menegaskan konsultasi tetap diperlukan agar seluruh 211 asosiasi anggota dapat memberikan suara berdasarkan informasi yang benar.

“Kami menghormati masukan dan kekhawatiran yang disampaikan secara terbuka serta menegaskan kembali komitmen kami terhadap proses konsultasi yang terbuka dan demokratis,” tulis Infantino dalam keterangan resminya.

Baca Juga: UEFA Ancam Boikot Piala Dunia, 55 Negara Kompak Tolak Rencana Infantino Jual Saham FIFA

FIFA juga menyebut laporan media yang beredar beberapa hari terakhir telah mengganggu proses konsultasi. Karena itu, organisasi tersebut memastikan pembahasan proposal akan tetap diteruskan sebelum diambil keputusan akhir.

“Tidak ada yang menjual sepak bola. Ini bukan sesuatu yang pernah atau akan dipertimbangkan FIFA,” tegasnya.

UEFA dan CONCACAF Tetap Menolak

Sebelumnya, UEFA menjadi konfederasi pertama yang mengancam memboikot seluruh turnamen FIFA apabila proposal tersebut tidak dicabut. Keputusan itu diambil secara bulat oleh 55 federasi anggota dalam rapat darurat.

Tak hanya UEFA, CONCACAF yang menaungi 41 negara di kawasan Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Karibia juga secara resmi menolak rencana FIFA. Mereka menilai proposal tersebut disusun tanpa melalui proses tata kelola dan konsultasi yang memadai.

Di sisi lain, Presiden FIFA Gianni Infantino tetap memberikan dukungan penuh terhadap pembentukan FIFA Forward Enterprise. Proposal tersebut dikabarkan telah menarik minat kelompok investor yang dipimpin Joshua Kushner untuk mengambil kepemilikan minoritas di tengah gelombang penolakan yang besar.

Baca Juga: Infantino Bela Rencana Penjualan Saham FIFA, Sebut Bukan Kewajiban tapi Peluang Emas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *