by

Bukan Hanya Argentina, PSSI Klaim Timnas Indonesia Akan Tantang Negara Kuat Lainnya

Bolazola Timnas Indonesia sedang bersiap melawan Timnas Argentina di laga uji coba internasional FIFA. Bukan hanya Argentina, PSSI mengklaim Timnas Indonesia akan menantang negara kuat lainnya, salah duanya adalah Brasil dan Maroko.

Pasukan Garuda, julukan dari Timnas Indonesia, mendapat berita positif menjelang laga internasional resmi FIFA di bulan Juni 2023. PSSI mempersiapkan 2 laga uji coba di bulan Juni 2023 nanti.

PSSI memilih Timnas Palestina dan Timnas Argentina dalam laga uji coba di bulan Juni 2023. Khusus melawan Argentina, menjadi laga paling besar Timnas Indonesia dalam 10 terakhir.

Saat ini, Argentina berada di peringkat pertama FIFA. Berbeda jauh dengan Timnas Indonesia yang berada di peringkat ke-149. Ditambah lagi, Argentina baru saja menjadi juara Piala Dunia 2022 di bulan Desember 2022 lalu.

Foto : PSSI.org

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan membangun Timnas Indonesia butuh waktu tak singkat, bahkan sampai bertahun-tahun.

“Membangun timnas itu tidak bisa dilakukan dalam dua bulan. Tidak bisa juga dilakukan dalam dua tahun. Harus bertahun – tahun. Dan itu harus dilakukan dengan pembinaan yang setara,” ujar Erick Thohir saat berbicara dalam Konferensi Pers PSSI di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu, 24 Mei 2023, dikutip Bolazola dari laman resmi PSSI.

Tak hanya Argentina, Erick Thohir mengklaim Timnas Indonesia akan melawan tim kuat di setiap tahunnya.

“Namun, kita hanya bisa mengundang 1 negara dengan tim terkuat 1 kali setiap tahun. Jadi harus ada pertandingan di mana kita dapat ranking. Dan ada juga pertandingan untuk menunjukkan bahwa sepakbola kita dipercaya dunia,” tambah Erick Thohir.

Terakhir, Erick menegaskan laga uji coba bukan hanya untuk ‘hiburan’, tapi untuk meningkatkan rangking di FIFA. Hal ini membuat Timnas Indonesia mengundang Timnas Palestina di bulan Juni 2023 nanti.

“Pada FIFA Matchday bulan Juni 2023 ini kita membuat gebrakan, kita lawan Palestina yang sekarang sudah ada di ranking 94 dunia. Rankingnya masih lebih baik dari Indonesia yang ada di posisi 149. Ini kita siapkan. Dengan Burundi juga sudah, kita menang, dan seri. Itu semua Langkah -langkah nyata yang kami dorong,” lanjut Erick Thohir.***