BERITA BOLAPIALA DUNIA

Pastikan Iran Tetap Main di Piala Dunia 2026, Infantino: Kalau Bukan Kita, Siapa yang Menyatukan Dunia?

BOLAZOLA – Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan bahwa Timnas Iran tetap berpartisipasi dalam Piala Dunia musim panas ini di Amerika Serikat. Pernyataan ini merespons ketidakpastian yang muncul setelah adanya serangan udara Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada Februari lalu.

Meskipun delegasi Iran absen dalam Kongres FIFA di Vancouver, Infantino memastikan keikutsertaan mereka tetap sesuai jadwal. Langkah ini diambil sebagai bagian dari misi FIFA untuk menyatukan masyarakat dunia melalui sepak bola di tengah berbagai konflik.

Team Melli dijadwalkan memulai laga perdana melawan Selandia Baru di Los Angeles pada tanggal 15 Juni mendatang. Kehadiran mereka di tanah Amerika tetap menjadi sorotan tajam mengingat ketegangan diplomatik yang masih berlangsung sangat panas.

Misi Penyatuan Dunia oleh FIFA dan Sikap Tegas Gianni Infantino

Gianni Infantino menekankan bahwa sepak bola harus menjadi sarana untuk menyatukan orang-orang di tengah banyaknya upaya perpecahan global. Ia menegaskan bahwa partisipasi Iran di Amerika Serikat adalah hal yang mutlak demi menjaga semangat persatuan dunia.

“Tentu saja Iran akan berpartisipasi di Piala Dunia FIFA 2026. Alasan untuk itu sederhana, karena kita harus bersatu. Kita harus membawa orang-orang bersama-sama,” ujar Gianni Infantino dilansir dari Sky Sports

Baca Juga: Ketua Federasi Sepak Bola Iran Dilarang Masuk ke Kanada untuk Pertemuan FIFA

Namun, pernyataan Infantino ini berbanding terbalik dengan kekhawatiran Presiden AS Donald Trump, yang menyebut partisipasi Iran tidak tepat demi keamanan. Namun, sang Presiden FIFA memilih fokus pada peluang penyatuan melalui olahraga daripada memperkeruh suasana.

“Ada cukup banyak masalah di seluruh dunia. Ada cukup banyak orang yang mencoba membagi di seluruh dunia. Jika tidak ada yang mencoba untuk menyatukan, apa yang akan terjadi pada dunia kita?” tambahnya.

FIFA tetap pada pendiriannya untuk tidak mencampuradukkan urusan kompetisi dengan konflik bersenjata yang sedang terjadi. Fokus utama federasi internasional tersebut adalah memastikan seluruh pertandingan berjalan lancar sesuai rencana awal di Amerika Utara.

Potensi Pertemuan Iran vs Amerika Serikat di Babak Gugur

Skenario kompetisi menunjukkan adanya potensi pertemuan antara tim nasional Iran dan Amerika Serikat pada babak 32 besar. Hal ini dapat terjadi apabila kedua tim berhasil finis sebagai runner-up di grup masing-masing pada fase awal.

Pertandingan tersebut diprediksi akan menjadi laga dengan tensi paling tinggi sepanjang sejarah turnamen akibat latar belakang konflik kedua negara. Pihak penyelenggara kini fokus menyiapkan pengamanan ekstra untuk mengantisipasi dinamika penonton yang mungkin terjadi nantinya.

Persiapan teknis bagi skuat Iran terus berjalan meskipun ketua federasi mereka sempat ditolak masuk ke Kanada karena isu keamanan imigrasi. Seluruh elemen tim nasional Iran tetap berkomitmen memberikan penampilan terbaik bagi para pendukungnya di kancah internasional.

Baca Juga: Menteri Olahraga Italia Tolak Usulan Gantikan Posisi Iran di Piala Dunia 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *