BERITA BOLAWORLD CUP 2026

Turki Dipermalukan Australia, Montella Akui Timnya Terlalu Lambat di Piala Dunia 2026

BOLAZOLA – Pelatih Timnas Turki Vincenzo Montella tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya dikalahkan Australia di laga pembuka Grup D Piala Dunia 2026. Tim berjuluk Ay-Yıldızlılar itu tumbang 0-2 dari wakil Asia itu, Minggu (14/06).

Kekalahan tersebut menjadi pukulan telak bagi Turki yang baru kembali tampil di Piala Dunia setelah absen selama 24 tahun. Apalagi mengingat, mereka menguasai bola dalam waktu yang lebih lama dan terus menekan pertahanan Australia sepanjang laga.

Namun dominasi tersebut tidak mampu menghasilkan gol. Sebaliknya, Australia tampil lebih efektif dan sukses menghukum setiap celah yang ditinggalkan lawannya melalui serangan balik cepat.

Selain unggul dalam duel udara, Australia juga tampil disiplin saat bertahan. Turki yang terus menyerang dibuat frustrasi karena sulit menembus pertahanan rapat lawannya sepanjang 90 menit.

Montella Soroti Performa Timnas Turki yang Buruk

Montella menilai salah satu penyebab utama kekalahan timnya adalah lambatnya start yang ditunjukkan para pemain sejak menit-menit awal pertandingan. Kondisi itu membuat Turki kesulitan menemukan ritme permainan terbaiknya.

“Kami sangat sedih. Skuat tahu masih ada waktu untuk bangkit di fase grup. Kami juga tahu bahwa di awal pertandingan tim kami sedikit lambat,” ujar Montella seusai laga.

Baca Juga: Kejutan Australia di Piala Dunia 2026, Turki Dibungkam Meski Kuasai Pertandingan

Pelatih asal Italia itu juga mengakui Australia tampil sangat kuat secara fisik. Menurutnya, para pemain Socceroos berhasil memenangkan banyak duel penting yang akhirnya memengaruhi jalannya pertandingan.

“Mereka memiliki postur yang sangat tinggi sehingga terkadang sangat sulit untuk menghadapinya,” kata Montella.

Turki Wajib Menang pada Laga Berikutnya

Meski mendominasi penguasaan bola, Turki justru terlihat rentan saat kehilangan bola. Australia beberapa kali berhasil menciptakan ancaman berbahaya melalui serangan balik cepat yang membuat lini belakang Turki kewalahan.

Kekalahan ini membuat posisi Turki langsung terjepit di Grup D. Mereka hanya unggul selisih gol atas Paraguay yang juga menelan kekalahan pada pertandingan pertama.

Situasi tersebut membuat laga berikutnya melawan Paraguay di San Francisco pada 19 Juni menjadi sangat krusial. Jika kembali gagal meraih kemenangan, peluang Turki untuk melangkah ke babak gugur bisa semakin menipis.

Baca Juga: Ancelotti Tak Panik Brasil Ditahan Maroko, Singgung Performa Buruk di Awal Laga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *