Jadi Sensasi Piala Dunia 2026, Kiper Cape Verde Beri Pesan Menyentuh Jelang Lawan Argentina
BOLAZOLA – Kiper Timnas Cape Verde Vozinha membagikan pesan emosional menjelang duel melawan Argentina pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Penjaga gawang veteran itu mengaku masih sulit mempercayai besarnya dukungan yang ia terima dari pencinta sepak bola di seluruh dunia.
Ia menjadi salah satu sosok paling disorot sepanjang fase grup setelah tampil gemilang mengantar Cape Verde menciptakan sejarah. Tim debutan asal Afrika itu sukses melaju ke fase gugur usai finis sebagai runner-up grup di bawah Spanyol.
Menjelang laga terbesar dalam sejarah sepak bola negaranya melawan juara bertahan Argentina, Vozinha mengunggah pesan penuh rasa syukur melalui akun Instagram pribadinya.
Vozinha Tak Menyangka Jadi Sorotan Dunia
Penampilan heroik Vozinha sepanjang fase grup membuat namanya mendadak dikenal di berbagai penjuru dunia. Kiper berusia 40 tahun itu mengaku sangat terharu melihat begitu banyak dukungan yang mengalir kepadanya.
Melalui unggahan di media sosial, Vozinha mengatakan dirinya masih berusaha memahami semua perhatian yang datang setelah perjalanan luar biasa Cape Verde di Piala Dunia 2026.
“Saya masih mencoba memahami semua yang telah terjadi. Melihat jutaan orang dari berbagai penjuru dunia memberikan dukungan benar-benar membuat saya terkejut,” tulisnya di akun sosial media pribadinya.
Baca Juga: Jadwal 32 Besar Piala Dunia 2026: Argentina Tantang Cape Verde, Inggris Jumpa RD Kongo
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang ikut memperkenalkan kisahnya kepada publik dunia. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi momen yang tak akan pernah ia lupakan.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua yang telah membuat semua ini terjadi. Saya benar-benar tidak memiliki kata-kata untuk menggambarkan rasa syukur saya. Dari Cape Verde untuk dunia, dengan kerendahan hati dan hati yang penuh rasa terima kasih,” lanjutnya.
Cape Verde Siap Ukir Sejarah Baru
Cape Verde lolos ke babak 32 besar setelah mengumpulkan tiga poin hasil dari tiga kali imbang pada fase grup. Hasil tersebut cukup membawa mereka finis di posisi kedua, hanya kalah dari Spanyol yang menjadi juara grup.
Selain membawa negaranya mencetak sejarah sebagai negara dengan populasi terkecil yang lolos ke fase gugur Piala Dunia, Vozinha juga menorehkan rekor pribadi. Ia menjadi kiper ketiga dalam sejarah yang mampu mencatat lebih dari satu clean sheet di Piala Dunia setelah berusia di atas 40 tahun, menyamai legenda Italia Dino Zoff dan hanya berada di bawah Peter Shilton.
Kini tantangan terbesar menanti Cape Verde. Mereka akan menghadapi Argentina pada babak 32 besar, dengan Vozinha kembali menjadi tumpuan utama untuk menjaga asa menciptakan salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Kisah Dongeng Cape Verde Berlanjut usai Amankan Tiket ke 32 Besar Piala Dunia 2026



