Kisah Dongeng Cape Verde Berlanjut usai Amankan Tiket ke 32 Besar Piala Dunia 2026
BOLAZOLA – Cape Verde terus mencuri perhatian pada Piala Dunia 2026. Tim debutan asal Afrika itu berhasil mencatatkan sejarah dengan lolos ke babak 32 besar setelah finis sebagai runner-up Grup H.
Tidak banyak yang menjagokan mereka sebelum turnamen dimulai. Namun tim berjuluk Blue Sharks itu mampu membuktikan kualitasnya dengan bersaing melawan lawan-lawan yang jauh lebih berpengalaman.
Hasil imbang tanpa gol melawan Arab Saudi pada laga terakhir fase grup menjadi penentu langkah mereka ke fase gugur. Sebelumnya, mereka juga sukses mencuri poin saat menghadapi Spanyol dan Uruguay, dua tim yang lebih difavoritkan.
Cape Verde Kembali Buktikan Status Kuda Hitam
Perjalanan Cape Verde di Piala Dunia 2026 menjadi salah satu kisah terbesar dalam turnamen ini. Berstatus debutan, mereka mampu keluar dari grup yang dihuni Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi.
Dua hasil imbang melawan Spanyol serta Uruguay menjadi modal berharga sebelum mereka memastikan tiket ke babak 32 besar usai bermain imbang 0-0 melawan Arab Saudi. Konsistensi tersebut membuat Blue Sharks finis di posisi kedua klasemen Grup H.
Keberhasilan itu semakin istimewa jika melihat ukuran negara mereka. Cape Verde merupakan negara kepulauan di lepas pantai Afrika Barat yang hanya memiliki sekitar 530 ribu penduduk.
Meski demikian, skuad mereka juga diperkuat sejumlah pemain yang lahir di luar negeri dari komunitas diaspora Cape Verde. Dailon Livramento dan Jamiro Monteiro lahir di Belanda, sedangkan bek Steven Moreira lahir di Prancis sebelum memilih membela negara asal keluarganya.
Baca Juga: Cape Verde Jadi Tim Kuda Hitam yang Curi Perhatian di Piala Dunia 2026
Argentina Jadi Tantangan Berikutnya
Lolos ke babak 32 besar menjadi pencapaian terbesar dalam sejarah sepak bola Cape Verde. Pada penampilan perdana mereka di Piala Dunia, Blue Sharks langsung berhasil menembus fase gugur.
Namun ujian sesungguhnya baru akan dimulai. Mereka dijadwalkan menghadapi juara bertahan Argentina pada babak 32 besar yang akan berlangsung di Miami pada 3 Juli mendatang.
Di atas kertas, Argentina jelas lebih diunggulkan dengan materi pemain bertabur bintang. Meski begitu, sang kuda hitam sudah beberapa kali membuktikan bahwa mereka mampu membuat kejutan sepanjang turnamen.
Status sebagai tim nonunggulan justru menjadi kekuatan tersendiri bagi Cape Verde. Setelah sukses menahan Spanyol dan Uruguay, kini Blue Sharks siap mencoba menciptakan sensasi berikutnya dengan menantang Lionel Messi dan Argentina demi tiket ke babak 16 besar.
Baca Juga: Kenapa Deschamps Absen Dampingi Prancis saat Bantai Norwegia?



