BERITA BOLAWORLD CUP 2026

Iran Merasa Dipersulit di Piala Dunia 2026, Mengaku Persiapan Tim Terganggu

BOLAZOLA – Kontroversi di luar lapangan kembali mewarnai Piala Dunia 2026. Kali ini, Timnas Iran mengeluhkan pembatasan perjalanan yang diterapkan Amerika Serikat selama mereka mengikuti turnamen.

Federasi Sepak Bola Iran bahkan telah memutuskan untuk mengajukan keluhan resmi kepada FIFA. Mereka menilai perlakuan yang diterima tim nasional tidak adil dan mengganggu persiapan menghadapi pertandingan.

Di sisi lain, pemerintah Amerika Serikat tetap mempertahankan kebijakan tersebut. Otoritas setempat menegaskan aturan yang berlaku dibuat dengan mempertimbangkan aspek keamanan selama turnamen berlangsung.

Iran Sebut Persiapan Tim Terganggu

Timnas Iran saat ini bermarkas di Tijuana, Meksiko, selama menjalani Piala Dunia 2026. Berdasarkan aturan yang berlaku, mereka hanya diperbolehkan masuk ke Amerika Serikat maksimal 24 jam sebelum pertandingan dan harus kembali ke Tijuana setelah laga selesai.

Kondisi itu membuat Team Melli kesulitan menjalani persiapan normal. Bahkan perjalanan yang seharusnya singkat dari Tijuana menuju Los Angeles disebut memakan waktu hingga lima jam karena proses keamanan dan imigrasi yang harus dilalui.

Pelatih Iran, Amir Ghalenoei, menjadi sosok yang paling vokal mengkritik situasi tersebut. Menurutnya, timnya mengalami perlakuan yang tidak dialami peserta lain di Piala Dunia 2026.

“Kami adalah tim yang paling tertindas di seluruh Piala Dunia. Kami hanya memiliki waktu kurang dari 16 jam untuk mempersiapkan pertandingan melawan Belgia dan hanya bisa berlatih setengah dari waktu yang biasanya kami miliki,” kata Ghalenoei dikutip dari Indian Times.

Pemerintah Amerika Serikat melalui Direktur Gugus Tugas Piala Dunia Gedung Putih, Andrew Giuliani, membela kebijakan tersebut. Ia menegaskan aturan yang diterapkan masih sesuai dengan regulasi FIFA terkait perjalanan tim selama turnamen.

Baca Juga: Prediksi Bolazola: Belgia vs Iran 22 Juni 2026

Siapkan Protes Resmi ke FIFA

Perselisihan ini berawal ketika Iran meminta izin untuk datang ke Los Angeles dua hari sebelum pertandingan melawan Belgia. Namun permintaan tersebut ditolak sehingga federasi memutuskan membawa kasus ini ke FIFA.

Meski demikian, Amerika Serikat mengklaim telah memberikan visa kepada seluruh pemain dan staf pelatih Iran. Hanya beberapa anggota staf pendukung yang tidak memperoleh izin masuk karena alasan tertentu yang tidak dijelaskan secara rinci.

Kontroversi ini menambah panjang daftar persoalan yang dihadapi Iran selama Piala Dunia 2026. Sebelumnya, mereka juga sempat mengalami ketidakpastian terkait visa sebelum akhirnya diperbolehkan mengikuti turnamen.

Iran masih memiliki satu pertandingan tersisa di Grup L melawan Mesir pada 26 Juni di Seattle. Pembahasan mengenai pengaturan perjalanan untuk laga tersebut disebut baru akan dilakukan setelah pertandingan melawan Belgia selesai digelar.

Baca Juga: Amerika Serikat Dituduh Persulit Timnas Iran Jelang Piala Dunia 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *