Harry Kane Kecewa Berat Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026
BOLAZOLA – Semifinal Piala Dunia 2026 meninggalkan luka mendalam bagi kapten Inggris Harry Kane. Penyerang Bayern Muenchen itu mengaku sangat kecewa setelah The Three Lions gagal mempertahankan keunggulan dan akhirnya kalah 1-2 dari Argentina pada babak semifinal.
Inggris sebenarnya berada di atas angin setelah Anthony Gordon membawa mereka unggul pada awal babak kedua. Namun, Argentina mampu membalikkan keadaan lewat gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez pada tujuh menit terakhir pertandingan.
Kekalahan tersebut membuat mimpi Inggris tampil di final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1966 kembali pupus. Kane pun menilai timnya melakukan kesalahan dengan memilih bertahan setelah berhasil unggul.
Harry Kane Akui Inggris Terlalu Pasif
Kane mengatakan seluruh pemain telah mengerahkan kemampuan terbaik sepanjang turnamen. Karena itu, kekalahan dramatis dari Argentina terasa sangat menyakitkan bagi skuad asuhan Thomas Tuchel.
Menurut striker berusia 33 tahun itu, Inggris justru kehilangan kendali permainan setelah mencetak gol. The Three Lions terlalu fokus mempertahankan keunggulan sehingga memberikan kesempatan kepada Argentina untuk terus menekan.
“Saya sangat kecewa. Setelah unggul 1-0, kami seperti hanya mencoba mempertahankan keunggulan. Di level seperti ini, itu jelas tidak cukup sehingga hasil akhirnya sangat menyakitkan,” kata Kane.
Sang kapten juga mengungkapkan bahwa instruksi dari Thomas Tuchel sebenarnya bukan untuk bertahan. Pelatih asal Jerman itu meminta para pemain tetap menekan dan berusaha mencetak gol kedua.
“Pesan dari pelatih adalah terus menyerang dan mencari gol berikutnya. Namun setelah kami unggul, kami kesulitan memberikan tekanan kepada mereka. Serangan demi serangan datang dan pada akhirnya itu tidak cukup,” jelasnya.
Inggris Kini Bidik Posisi Ketiga
Kane menilai Inggris tampil cukup baik pada babak pertama hingga awal babak kedua. Tekanan tinggi yang diterapkan The Three Lions sempat membuat Argentina kesulitan mengembangkan permainan.
Namun, keadaan berubah setelah Argentina meningkatkan intensitas serangan. Inggris gagal mengimbangi permainan lawan sehingga lebih banyak bertahan di area sendiri hingga akhirnya kebobolan dua gol pada menit-menit akhir.
Kekalahan tersebut memupus harapan Inggris mengakhiri penantian gelar Piala Dunia sejak 1966. The Three Lions kini akan mengalihkan fokus menghadapi Prancis pada laga perebutan tempat ketiga, sementara Argentina melaju ke final untuk menghadapi Spanyol dalam upaya mempertahankan gelar juara dunia.
Baca Juga: Inggris Buyar di Menit Akhir, Lionel Messi Antar Argentina ke Final Piala Dunia 2026



