BERITA BOLAWORLD CUP 2026

Argentina Diselidiki FBI di Tengah Piala Dunia 2026, Diduga Terlibat Pencucian Uang

BOLAZOLA – Argentina menghadapi persoalan di luar lapangan saat sedang berjuang mempertahankan gelar juara dunia pada Piala Dunia 2026. Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) dikabarkan tengah diselidiki FBI terkait dugaan penipuan dan pencucian uang di Amerika Serikat.

Kabar tersebut pertama kali diungkap media Argentina, La Nación, yang menyebut penyelidikan masih berlangsung. Meski demikian, hingga kini belum ada dakwaan resmi yang dijatuhkan kepada AFA maupun pihak-pihak yang terkait.

Situasi itu muncul ketika Lionel Messi dkk sukses melangkah ke babak perempatfinal. Di tengah fokus memburu gelar dunia kedua berturut-turut, skuat Lionel Scaloni kini juga diterpa sorotan akibat proses hukum yang berkembang di AS.

FBI Selidiki Dugaan Aliran Dana Ratusan Juta Dolar

Menurut laporan La Nación, FBI menelusuri dugaan perpindahan dana lebih dari 300 juta dolar AS melalui sejumlah bank dan perusahaan di AS. Presiden AFA Claudio Tapia juga disebut telah dimintai keterangan terkait skema kerja sama komersial internasional federasi tersebut.

FBI disebut ingin memastikan apakah transaksi yang melibatkan bank dan perusahaan di AS digunakan untuk menyembunyikan asal-usul maupun tujuan dana yang diduga melanggar hukum.

Kasus tersebut kini disebut telah berkembang menjadi penyelidikan internasional. Miami Herald melaporkan Miami menjadi pusat investigasi yang melibatkan perusahaan cangkang, transfer dana luar negeri, hingga aliran keuangan yang tidak transparan.

“Kami berbicara mengenai sedikitnya 260 juta dolar AS dan itu masih merupakan angka sementara yang akan terus bertambah,” ujar jurnalis investigasi La Nación, Nicolás Pizzi.

Belum Ada Dakwaan, Argentina Tetap Fokus di Lapangan

Penyelidikan juga menemukan sejumlah transaksi yang mencurigakan, termasuk pembayaran sebesar 340 ribu dolar AS kepada seorang pembimbing spiritual tim nasional. Selain itu, transfer 2,3 juta dolar AS ke perusahaan di Amerika Serikat juga dikaitkan individu tanpa profil keuangan yang jelas.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada tuntutan hukum yang diajukan baik di Argentina maupun Amerika Serikat. Proses investigasi masih terus berjalan untuk mengumpulkan bukti sebelum menentukan ada atau tidaknya pelanggaran hukum.

Di tengah kasus tersebut, Argentina tetap melanjutkan perjuangannya di Piala Dunia 2026. Tim asuhan Lionel Scaloni dijadwalkan menghadapi Swiss pada babak perempatfinal dengan misi mempertahankan status sebagai juara bertahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *