Sterling Ditangkap Polisi karena Terseret Kasus Narkoba saat Mengemudi
BOLAZOLA – Mantan pemain Timnas Inggris Raheem Sterling dilaporkan ditangkap polisi terkait dugaan mengemudi di bawah pengaruh narkoba. Kabar mengejutkan ini langsung mengguncang publik sepak bola Inggris.
Sterling yang kini bermain untuk Feyenoord disebut mengalami kecelakaan saat mengendarai Lamborghini miliknya di jalan tol pada Kamis (28/05) pagi waktu setempat. Insiden ini langsung memicu penyelidikan dari pihak kepolisian Hampshire.
Winger 31 tahun itu kini berada dalam sorotan serius setelah sejumlah tuduhan berat diarahkan kepadanya. Kasus ini juga menjadi pukulan besar bagi reputasi sang pemain yang pernah menjadi salah satu bintang utama Inggris.
Polisi Ungkap Kronologi Penangkapan Sterling
Menurut laporan Sky News, polisi menerima laporan kecelakaan Lamborghini yang menabrak pembatas jalan di jalur selatan M3 dekat Minley Interchange sekitar pukul 09.00 pagi.
Beruntung tidak ada kendaraan lain yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Pihak kepolisian juga memastikan tidak ada korban luka dalam insiden itu.
Baca Juga: Odegaard Bela Gabriel dan Eberechi Eze usai Arsenal Gagal Juara Liga Champions
Namun setelah dilakukan pemeriksaan, Sterling langsung ditangkap atas dugaan mengemudi dalam kondisi tidak layak akibat narkoba dan mengemudi berbahaya. Selain itu, ia juga diduga kepemilikan obat terlarang kategori C, dan gagal memberikan sampel pemeriksaan.
“Pengemudi, seorang pria berusia 31 tahun asal Berkshire, telah ditangkap atas dugaan mengemudi kendaraan dalam kondisi tidak layak karena narkoba, mengemudi berbahaya, kepemilikan obat kelas C, dan gagal memberikan sampel,” demikian pernyataan resmi Kepolisian Hampshire.
Masa Depan di Lapangan Hijau Kini Jadi Sorotan
Meski sudah ditangkap, Sterling saat ini dibebaskan dengan jaminan sambil menunggu proses penyelidikan lebih lanjut. Sumber yang dekat dengan sang pemain juga menegaskan bahwa status Sterling masih sebatas “dalam dugaan”.
Kasus ini berpotensi menjadi masalah besar bagi kariernya yang beberapa tahun terakhir mulai meredup. Apalagi ia baru bergabung dengan Feyenoord pada Februari lalu demi mencoba membangkitkan kembali performanya di Eropa.
Kini seluruh perhatian tertuju pada perkembangan investigasi kepolisian Inggris. Jika terbukti bersalah, Sterling bisa menghadapi konsekuensi hukum serius yang berpotensi merusak akhir karier mantan bintang Manchester City dan Chelsea tersebut.
Baca Juga: Arteta Minta Arsenal Jadikan Kekalahan dari PSG sebagai Bahan Bakar Kebangkitan



