Real Madrid Singkirkan Benfica, tapi ke Mana Kylian Mbappe?
BOLAZOLA – Real Madrid berhasil memastikan satu tempat di babak gugur Liga Champions setelah memetik kemenangan tipis 2-1 atas Benfica. Kendati begitu, tidak terlihat batang hidung Kylian Mbappe di line-up Los Blancos dan juga bangku cadangan.
Pertandingan sempat berjalan menegangkan ketika Benfica mencetak gol lebih dulu untuk menyamakan kedudukan secara agregat di awal laga. Namun, Los Blancos langsung memberikan respons cepat dengan mencetak gol penyeimbang hanya dalam waktu dua menit berselang.
Vinicius Jr akhirnya menjadi pahlawan kemenangan setelah mencetak gol penentu pada menit ke-80 untuk memastikan keunggulan tim tuan rumah. Hasil ini mempertegas dominasi Real Madrid dalam persaingan sengit melawan wakil Portugal tersebut sepanjang musim ini.
Penjelasan Medis Terkait Absennya Kylian Mbappe
Pelatih Alvaro Arbeloa memberikan penjelasan mendalam mengenai situasi yang dialami bintang asal Prancis, Kylian Mbappe, yang harus menepi dari lapangan hijau. Keputusan untuk memarkir sang penyerang diambil setelah adanya diskusi dengan tim medis demi mencegah risiko yang lebih besar.
“Mbappe harus meninggalkan sesi latihan karena merasakan ketidaknyamanan yang terus berulang dalam beberapa hari terakhir. Kami telah berbicara dengan dokter dan sang pemain, sehingga jalan terbaik saat ini adalah memintanya untuk berhenti sejenak,” ujar Arbeloa.
Arbeloa mengakui bahwa kehadirannya sangatlah krusial bagi skema penyerangan tim, namun kesehatan sang pemain tetap menjadi prioritas utama. Ia berharap proses pemulihan penyerang andalannya tersebut hanya memakan waktu beberapa hari agar bisa segera kembali merumput.
“Dia adalah pemain yang sangat penting bagi kami dan sekarang kami hanya bisa menunggu perkembangan kondisinya. Kami sudah memiliki diagnosis medis yang jelas, namun biarkan tim dokter yang nantinya akan memberikan detail lebih lanjut,” tambah sang pelatih.
Kekuatan Kolektif Skuad di Tengah Absennya Pemain Kunci
Absennya sejumlah pemain fundamental diakui Arbeloa membuat pertandingan melawan Benfica menjadi ujian yang jauh lebih berat bagi skuad Madrid. Namun, keberhasilan melewati tekanan tersebut justru dianggap sebagai faktor yang memperkuat solidaritas dan mentalitas grup secara keseluruhan.
Pihak klub mengklarifikasi bahwa masalah yang dialami Mbappe bisa dikategorikan sebagai cedera ringan yang membutuhkan waktu istirahat total. Arbeloa menegaskan bahwa tim tidak ingin memaksakan keadaan karena perjalanan kompetisi musim 2026 masih sangat panjang.
Kini Real Madrid bersiap menatap babak 16 besar dengan kepercayaan diri tinggi setelah melewati rintangan sulit di fase grup. Fokus utama staf kepelatihan adalah mengembalikan kebugaran seluruh pemain pilar demi menjaga ambisi merengkuh trofi juara di akhir musim.



