Mancini Menyesal Tinggalkan Italia, Singgung ‘Cinta Sejati’: Fans Maafkan Saya
BOLAZOLA – Roberto Mancini mengawali periode keduanya sebagai pelatih Timnas Italia dengan sebuah pengakuan emosional. Pria berusia 61 tahun itu mengaku sangat menyesali keputusannya meninggalkan Gli Azzurri pada 2023 demi menangani Timnas Arab Saudi.
Sang pelatih resmi kembali dipercaya memimpin Italia setelah Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) menunjuknya sebagai pengganti Gennaro Gattuso. Dalam konferensi pers perdananya, ia tak menutupi rasa bersalah atas keputusan yang pernah diambil tiga tahun lalu.
Mantan pelatih Manchester City itu bahkan mengibaratkan Timnas Italia sebagai cinta terbesar dalam hidupnya. Kini, ia berharap kesempatan kedua ini bisa menjadi jalan untuk menebus kesalahan di mata publik.
Mancini Akui Meninggalkan Italia adalah Kesalahan
Mancini mengungkapkan kepergiannya dari Timnas Italia terjadi karena buruknya komunikasi dengan Presiden FIGC saat itu, Gabriele Gravina. Menurutnya, situasi tersebut seharusnya bisa dihindari apabila kedua pihak duduk bersama untuk berbicara secara langsung.
“Apa yang terjadi tiga tahun lalu adalah kurangnya komunikasi antara saya dan Presiden Gabriele Gravina. Jika kami berbicara secara langsung, semuanya pasti akan berbeda. Timnas Italia seperti kehilangan cinta dalam hidup Anda, itu berarti Anda telah melakukan kesalahan,” kata Mancini di situs resmi FIGC.
Baca Juga: Baru Ditunjuk 16 Hari Lalu, Paolo Maldini Pilih Mundur dari Federasi Sepak Bola Italia
Ia mengaku menyesali semua yang terjadi dalam tiga tahun terakhir. Namun, Mancini bersyukur mendapat kesempatan kedua untuk kembali menangani Gli Azzurri dan membawa tim kembali ke level tertinggi.
“Saya menyesali semua yang terjadi selama tiga tahun terakhir. Takdir dan Giovanni Malago memberi saya kesempatan untuk mencoba lagi, dan saya ingin membawa Timnas Italia kembali ke tempat yang semestinya,” jelasnya lagi.
Berjanji Kembalikan Kepercayaan Suporter
Kembalinya Mancini sempat menuai pro dan kontra di kalangan publik Italia. Meski sukses mempersembahkan gelar Euro 2020, banyak suporter belum melupakan keputusannya meninggalkan tim nasional secara mendadak.
Mantan pelatih Inter Milan itu memahami tidak semua orang menyambut kepulangannya dengan tangan terbuka. Karena itu, ia memilih menjawab keraguan tersebut lewat performa tim di atas lapangan.
Pelatih yang kini menandatangani kontrak selama empat tahun itu juga memasang target besar bersama Italia. Setelah gagal lolos ke tiga edisi Piala Dunia secara beruntun, Mancini bertekad membawa Gli Azzurri kembali menjadi kekuatan yang disegani di Eropa maupun dunia.
Baca Juga: Guardiola Tolak Tawaran Latih Italia, Timnas Inggris Terus Memantau



