BERITA BOLASERIE A

Juventus Tersingkir dari Coppa Italia, Spalletti Akui Atalanta Lebih Cerdas

BOLAZOLA – Langkah Juventus dan Luciano Spalletti di ajang Coppa Italia musim ini resmi terhenti di babak perempat final setelah takluk dengan skor telak 0-3 dari Atalanta, Jumat (06/02). Berlaga di New Balance Arena, Bergamo, skuad Bianconeri harus meratapi kegagalan mereka.

Pertandingan berjalan penuh drama sejak babak pertama, terutama saat keputusan VAR memberikan penalti kontroversial bagi Atalanta. Gianluca Scamacca yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna. 

Meski Luciano Spalletti mencoba merespons dengan memasukkan pemain baru seperti Jeremie Boga dan Emil Holm, justru pergantian pemain Atalanta yang lebih efektif. Tuan rumah sukses mencetak gol tambahan dari Kamaldeen Sulemana dan Mario Pasalic yang mengunci kemenangan La Dea.

Kurangnya Pengalaman dan Ketajaman Mental Skuad Spalletti

Luciano Spalletti mengakui bahwa Atalanta tampil jauh lebih klinis dan cerdas dalam memanfaatkan peluang sekecil apa pun di area pertahanan Juventus. Ia menyoroti bagaimana timnya seringkali kehilangan konsentrasi dan gagal mengeksekusi strategi dengan cepat.

“Mereka lebih baik dari kami dalam momen-momen menentukan di pertandingan ini. Saat Anda mengomentari kekalahan 0-3, tidak banyak yang bisa dikatakan. Kami membuat pilihan yang salah saat keadaan menjadi sulit. Anda harus membuat keputusan yang tepat, melakukannya dengan cepat dan tajam, namun kami gagal melakukannya,” ungkap Spalletti dikutip dari SportMediaset.

Spalletti juga menyinggung masalah klasik yang terus menghantui Juventus sepanjang musim ini, yakni sering buntu saat serangan balik. Ia merasa para pemainnya belum memiliki kedewasaan taktis yang cukup untuk mengenali celah di pertahanan lawan secara instan.

“Ada ruang untuk mengirim pemain dalam situasi dua lawan satu, tetapi kami justru membawanya ke dekat tiang pojok. Kami terkadang kurang pengalaman untuk mengenali situasi tersebut. Kami sepertinya tidak bisa memiliki ketajaman dan fokus yang jernih di momen-momen penentu,” tambah mantan pelatih timnas Italia itu.

Evaluasi Total Menjelang Laga Kontra Galatasaray

Kegagalan di Coppa Italia memberikan pesan jelas bahwa Juventus masih memiliki banyak pekerjaan rumah. Fokus Spalletti saat ini adalah memperbaiki efektivitas serangan dan koordinasi lini belakang agar kesalahan serupa tidak terulang di kancah Eropa menghadapi Galatasaray. 

Spalletti kini dituntut untuk segera memulihkan moral para pemainnya yang terpukul akibat kekalahan telak ini. Dengan hanya menyisakan dua kompetisi utama, setiap kesalahan kecil di masa mendatang bisa berakibat fatal bagi ambisi Juventus.

Selanjutnya, Juventus akan menghadapi lawan yang cukup berat, Lazio, di laga lanjutan Serie A pada Senin (09/02) esok. Tiga poin akan membuat mereka mempertahankan posisi keempat, tempat terakhir untuk jatah tiket Liga Champions musim depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *