Jesse Marsch Tetap Bangga Meski Kanada Disingkirkan Maroko dari Piala Dunia 2026
BOLAZOLA – Piala Dunia 2026 memang telah berakhir bagi Kanada setelah takluk 0-3 dari Maroko pada babak 16 besar. Namun, pelatih Jesse Marsch tetap memberikan pembelaan penuh kepada anak asuhnya meski gagal melangkah ke perempat final.
Kanada harus mengakui keunggulan Maroko lewat dua gol Azzedine Ounahi dan satu gol Soufiane Rahimi. Hasil itu sekaligus mengakhiri perjalanan bersejarah Kanada di Piala Dunia 2026.
Meski tersingkir, Marsch menilai timnya telah menunjukkan perkembangan luar biasa. Pelatih asal Amerika Serikat itu bahkan mengklaim Kanada tampil lebih baik daripada Maroko sepanjang pertandingan.
Jesse Marsch Yakin Kanada Berada di Jalur yang Tepat
Di bawah kepemimpinan Marsch, Kanada berhasil lolos ke Piala Dunia 2026 dan untuk pertama kalinya menembus fase gugur dalam sejarah mereka. Prestasi itu semakin lengkap setelah Kanada meraih kemenangan perdana di fase gugur usai menyingkirkan Afrika Selatan pada babak 32 besar.
Meski kalah telak di babak 16 besar, ia menegaskan dirinya tetap bangga terhadap cara bermain timnya. Menurut mantan pelatih Leeds United tersebut, Kanada tampil menyerang dan tidak hanya bertahan sepanjang pertandingan.
“Merupakan sebuah kebanggaan bagi para suporter memiliki tim seperti ini. Tim yang selalu berusaha menyerang, tidak bermain defensif, dan menunjukkan bahwa mereka bisa menjadi lebih baik,” kata Marsch kepada Fox Sports.
Baca Juga: Maroko Hancurkan Kanada 3-0, Singkirkan Tuan Rumah dan Melaju ke Perempatfinal
Pelatih berusia 52 tahun itu juga optimistis Kanada akan terus berkembang apabila semakin sering tampil di turnamen besar. Ia bahkan menyebut lebih memilih menjadi Kanada daripada Maroko meski lawannya berhasil lolos ke perempat final.
“Kami hanya perlu lebih sering berada dalam situasi seperti ini dan menemukan cara untuk sukses. Sejujurnya, saya lebih memilih menjadi kami daripada mereka. Sebagus apa pun Maroko, saya tetap lebih memilih tim kami. Saya sangat bangga kepada para pemain dan berterima kasih kepada Kanada,” ujarnya.
Kanada Akhiri Turnamen dengan Sejarah Baru
Kekalahan dari Maroko memang menghentikan langkah Kanada di Piala Dunia 2026. Namun, turnamen ini tetap menjadi pencapaian terbaik dalam sejarah sepak bola mereka.
Kanada sukses mencatatkan sejumlah rekor baru, mulai dari lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya hingga meraih kemenangan perdana di babak knockout. Capaian tersebut menjadi modal penting bagi Jesse Marsch untuk membangun tim yang lebih kompetitif pada turnamen-turnamen berikutnya.
Sementara itu, Maroko melanjutkan perjalanan ke babak perempat final dan akan menghadapi Prancis. Singa Atlas kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk menyamai pencapaian bersejarah mereka saat menembus semifinal Piala Dunia 2022.



