BERITA BOLAWORLD CUP 2026

Diserang Kritik usai Wasit Somalia Ditolak AS, Respons Infantino Bikin Tambah Heboh

BOLAZOLA – Presiden FIFA Gianni Infantino akhirnya buka suara terkait kontroversi yang melibatkan wasit asal Somalia Omar Artan menjelang Piala Dunia 2026. Namun respons yang diberikan justru memicu perdebatan baru di kalangan publik.

Artan sebelumnya gagal masuk ke Amerika Serikat akibat kebijakan pembatasan perjalanan yang berlaku bagi warga Somalia. Akibatnya, ia kehilangan kesempatan mencatat sejarah sebagai wasit pertama asal Somalia yang bertugas di ajang Piala Dunia.

Kasus tersebut langsung memicu kecaman dari berbagai pihak. Banyak yang menilai FIFA seharusnya bisa berbuat lebih banyak untuk membantu Artan tampil di turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.

Infantino Minta Semua Orang Tenang

Dalam konferensi pers menjelang dimulainya Piala Dunia 2026, Infantino mengakui bahwa situasi yang dialami Artan memang sangat disayangkan. Namun, pria asal Swiss itu menegaskan FIFA tidak bisa mengendalikan semua hal. 

“Ini adalah situasi yang tidak menguntungkan. Tetapi kami tidak mengendalikan semuanya. Kami mencoba, kami berdiskusi, dan kami akan terus berbicara,” kata Infantino dikutip dari BBC

Baca Juga: Beberapa Jam Sebelum Piala Dunia 2026 Dimulai, FIFA Paksa Negara Ini Ganti Jersey

Namun pernyataannya yang paling menyita perhatian datang saat ia meminta publik untuk tidak bereaksi berlebihan terhadap masalah tersebut. Ia menyebut publik terlalu berlebihan, yang bisa berakibat tidak adanya solusi untuk setiap permasalahan. 

“Mungkin terkadang lebih baik untuk tetap tenang dan santai. Kami bekerja untuk menyelesaikan semuanya dan mencoba mencari solusi. Kadang-kadang, mulai berteriak dan marah-marah justru memiliki efek yang berlawanan dengan menemukan solusi,” ujar Infantino.

FIFA Tegaskan Tidak Bisa Atur Pemerintah

Pernyataan “chill” atau “santai” yang dilontarkan Infantino langsung menjadi sorotan media internasional. Banyak jurnalis kemudian meminta penjelasan lebih lanjut mengenai maksud ucapannya tersebut.

Infantino lantas menegaskan bahwa FIFA bukanlah lembaga yang memiliki kewenangan mengatur kebijakan imigrasi suatu negara. Menurutnya, keputusan terkait izin masuk tetap berada di tangan pemerintah masing-masing.

Ia juga menambahkan bahwa keamanan selalu menjadi prioritas utama dan keputusan pemerintah harus dihormati. Meski demikian, FIFA mengaku akan terus berupaya mencari jalan keluar terbaik dalam kasus-kasus serupa yang muncul selama berlangsungnya Piala Dunia 2026.

Baca Juga: Upacara Pembukaan Piala Dunia 2026: Catat Kapan, Siapa Para Artisnya, hingga Laga Pertama!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *