Peluang Cuma 0%! Alasan LeBron James Mustahil Gabung Boston Celtics
Rumor kepindahan LeBron James jelang musim ke-24 sang legenda di NBA makin panas. Dari sekian banyak tim papan atas yang berniat memboyongnya, ada satu klub yang peluangnya nyaris nol persen untuk dibela “Sang Raja”.
Klub itu adalah Boston Celtics. Meski Celtics sempat bikin heboh dengan menukar Jaylen Brown ke Sixers, LeBron dipastikan ogah berseragam hijau khas tim tersebut.
Analis NBA Brian Windhorst bahkan blak-blakan menyebut Boston ada di urutan paling bontot alias peringkat ke-30 dari seluruh tim NBA yang bakal dilirik LeBron.
Dendam Lama dan Sentimen Pribadi
Saat tampil di podcast Brian Windhorst & The Hoop Collective, Windhorst blak-blakan bilang LeBron sengaja coret Celtics gara-gara dendam lama. Rasa benci itu sudah mengakar kuat sepanjang 20 tahun kariernya di NBA, jadi mustahil buat dia membelot ke sana.
Bagi LeBron, hubungan emosional yang terlanjur rusak gara-gara rivalitas sengit bikin skenario kepindahannya ke Boston tak pernah dipertimbangkan secara serius.
Biarpun Celtics baru saja merombak susunan pemain, rasa tidak suka di masa lalu jelas sulit dihapus begitu saja.
Perseteruan Sengit Sejak Era Cavaliers
Sakit hati LeBron ke Celtics sebenarnya berakar sejak periode pertamanya membela Cleveland Cavaliers. Waktu itu, mimpinya meraih gelar juara berulang kali dihancurkan oleh trio legendaris Celtics: Paul Pierce, Kevin Garnett, dan Ray Allen.
Kekalahan bertubi-tubi di babak playoff itu benar-benar membekas di hati LeBron. Hal inilah yang menjadi pemicu utama ia memutuskan pindah ke Miami Heat pada 2010 demi membalas dendam.
Di Miami Heat, penderitaan LeBron akhirnya terbayar tuntas. Bersama skuad barunya, ia berhasil membungkam perlawanan sengit Celtics di babak playoff.
Kemenangan itu memuluskan jalannya meraih dua gelar juara NBA pertamanya secara beruntun pada 2012 dan 2013. Dominasi tersebut makin mempertegas tingginya tensi persaingan kedua pihak.
Musuh Bebuyutan Bersama Los Angeles Lakers
Tensi makin panas saat LeBron memutuskan pindah ke Los Angeles Lakers pada 2018. Langkah ini makin mempertegas posisinya sebagai rival abadi Celtics.
Lakers dan Celtics sendiri merupakan dua tim dengan sejarah persaingan paling legendaris dan panas di NBA. Pilihan LeBron membela Lakers jelas makin menjauhkannya dari Boston.
LeBron sempat membawa Lakers menyamai rekor 17 gelar milik Celtics pada 2020. Namun, Celtics kembali memimpin setelah berhasil meraih gelar ke-18 mereka pada 2024.
Gengsi rivalitas klasik inilah yang bikin kepindahan LeBron ke Boston makin tak masuk akal. Membela musuh bebuyutan Lakers cuma bakal merusak rekam jejak mentereng yang sudah ia bangun.
Opsi Tim Lain yang Lebih Masuk Akal
Setelah mencoret nama Celtics, fokus kini tertuju pada beberapa klub yang jauh lebih realistis untuk musim 2026-2027. Skenario berduet dengan Stephen Curry di Golden State Warriors bahkan dianggap jauh lebih mungkin terjadi ketimbang ia membelot ke Boston.
Selain Warriors, mantan timnya seperti Cleveland Cavaliers dan Miami Heat juga masih masuk radar. Ditambah lagi, Philadelphia 76ers ikut memantau situasi untuk merebut hati sang megabintang.
Sekarang, para pencinta basket tinggal menunggu klub mana yang akhirnya bakal dipilih LeBron untuk melanjutkan sisa kariernya.



