Arda Guler Tak Cari Alasan usai Turki Tersingkir, Akui Memang Tampil Buruk
BOLAZOLA – Timnas Turki harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 meski sukses menutup fase grup dengan kemenangan dramatis. Gelandang muda Arda Guler mengakui timnya memang pantas tersingkir karena gagal tampil sesuai harapan sepanjang turnamen.
Turki menaklukkan tuan rumah Amerika Serikat dengan skor 3-2 pada laga terakhir Grup D. Namun, tambahan tiga poin itu tidak cukup mengangkat posisi mereka dari dasar klasemen sehingga gagal lolos ke babak 32 besar.
Hasil tersebut menyisakan kekecewaan mendalam di kubu Turki. Alih-alih mencari pembenaran, Guler memilih mengakui bahwa performa timnya sepanjang fase grup memang jauh dari kata memuaskan.
Arda Guler Minta Turki Berkaca dari Kegagalan
Turki sebenarnya menampilkan semangat juang tinggi saat menghadapi Amerika Serikat. Setelah tertinggal cepat, mereka mampu bangkit melalui gol Arda Guler, Orkun Kokcu, dan Kaan Ayhan yang memastikan kemenangan pada masa injury time.
Meski demikian, ia menilai satu kemenangan tidak cukup menutupi kegagalan tim selama fase grup. Menurut gelandang Real Madrid itu, seluruh pemain harus bertanggung jawab atas hasil yang diraih.
“Kami tidak bisa mendramatisasi situasi ini. Kami bermain buruk dan akhirnya tersingkir,” kata Guler seperti dikutip Turkish-Football.
Pemain berusia 21 tahun tersebut juga mengakui dirinya belum mampu memenuhi ekspektasi publik Turki. Ia berharap seluruh skuad bisa belajar dari kegagalan ini dan tampil lebih baik pada turnamen internasional berikutnya.
“Kami harus menerima tanggung jawab bersama para suporter yang kecewa. Kami berharap bisa menebusnya pada kesempatan berikutnya,” ujarnya.
Baca Juga: Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Paraguay Menang Heroik dengan 10 Pemain
Kemenangan atas Amerika Serikat Tak Mampu Selamatkan Turki
Turki sempat menunjukkan karakter kuat ketika membalikkan keadaan melawan Amerika Serikat. Setelah kebobolan pada menit ketiga, mereka merespons lewat gol Guler dan Kokcu sebelum Kaan Ayhan menjadi pahlawan kemenangan lewat gol pada menit ke-98.
Sayangnya, hasil tersebut tidak cukup mengubah nasib Turki di Grup D. Mereka tetap finis di posisi juru kunci dengan koleksi tiga poin dan gagal mengamankan tiket ke babak gugur.
Kegagalan ini menjadi evaluasi besar bagi skuad asuhan Vincenzo Montella. Meski memiliki banyak pemain muda bertalenta seperti Arda Guler, Turki dinilai belum mampu menunjukkan konsistensi permainan sepanjang fase grup.
Baca Juga: Turki Dipermalukan Australia, Montella Akui Timnya Terlalu Lambat di Piala Dunia 2026



