Simone Inzaghi Tolak Latih Timnas Italia, Tegaskan Tetap di Al-Hilal
BOLAZOLA – Simone Inzaghi menepis rumor yang menghubungkan dirinya dengan posisi pelatih kepala tim nasional Italia. Mantan pelatih Inter Milan tersebut menegaskan komitmennya untuk tetap menangani raksasa Saudi Pro League, Al-Hilal.
Langkah ini diambil setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 usai kalah dari Bosnia-Herzegovina bulan lalu. Kegagalan tersebut memicu pengunduran diri Gennaro Gattuso dan memaksa federasi mencari sosok pengganti yang tepat.
Meski namanya menjadi kandidat kuat, Inzaghi memilih fokus menyelesaikan kontraknya di Arab Saudi saat ini. Ia merasa masih memiliki tanggung jawab besar untuk membawa Al-Hilal meraih prestasi di kompetisi domestik maupun regional.
Komitmen Inzaghi di Arab Saudi di Tengah Keterpurukan Italia
Simone Inzaghi menyatakan kebahagiaannya melatih Al-Hilal dan tidak ingin terganggu oleh spekulasi mengenai masa depannya. Saat ini, Al-Hilal menempati posisi kedua klasemen Saudi Pro League dan terus mengejar ketertinggalan poin dari pemuncak klasemen.
“Saya tetap bertahan di Al-Hilal karena saya melakukan pekerjaan saya dengan kemampuan terbaik saya, dan saya memberikan segalanya dari diri saya,” ujar Simone Inzaghi, dikutip dari Football Italia.
Baca Juga: Guardiola Dilaporkan Terbuka untuk Kursi Pelatih Timnas Italia
Penolakan Inzaghi menjadi pukulan bagi timnas Italia yang sedang berusaha bangkit dari keterpurukan prestasi internasional. Absennya Italia di Piala Dunia 2026 memastikan mereka tidak akan tampil di turnamen tersebut selama tiga edisi berturut-turut.
Federasi sepak bola Italia kini diyakini bakal beralih ke nama lain seperti Antonio Conte atau Massimiliano Allegri. Federasi membutuhkan pelatih dengan rekam jejak juara untuk mengakhiri puasa penampilan di ajang sepak bola tertinggi dunia.
Target utama manajemen timnas adalah memastikan kesiapan skuat untuk menghadapi kualifikasi Piala Dunia 2030 mendatang. Pencarian pelatih baru diprediksi akan terus berlanjut hingga ditemukan sosok yang siap menerima tantangan berat tersebut.
Tantangan Besar Sepak Bola Italia
Selama empat tahun menangani Inter Milan, Inzaghi mencatatkan statistik luar biasa dengan rata-rata 2,18 poin per pertandingan. Ia berhasil memenangkan enam gelar mayor, termasuk trofi Serie A musim 2023-2024 yang sangat prestisius.
Kemampuannya membawa tim ke final Liga Champions dua kali membuktikan kapasitas taktiknya di kancah elit Eropa. Hal inilah yang membuat dirinya dianggap sebagai kandidat ideal untuk mengembalikan kejayaan tim nasional Italia di masa depan.
Namun, fokus Inzaghi saat ini sepenuhnya tercurah untuk membawa Al-Hilal menyalip Al-Nassr di sisa musim liga. Pengalaman internasional yang ia miliki diharapkan mampu memberikan kesuksesan bagi klub asal Riyadh tersebut musim ini.
Baca Juga: Menteri Olahraga Italia Tolak Usulan Gantikan Posisi Iran di Piala Dunia 2026



