Pochettino Jadi Prioritas Tottenham, Berharap Sang Mantan Pulang ke London
BOLAZOLA – Tottenham Hotspur mulai menjajaki kemungkinan untuk memulangkan Mauricio Pochettino sebagai pengganti Thomas Frank. Pelatih asal Argentina tersebut kini muncul sebagai target prioritas di tengah pencarian intensif yang dilakukan oleh manajemen klub.
Sejumlah nama besar seperti Roberto De Zerbi hingga Sir Gareth Southgate sempat masuk dalam daftar pertimbangan petinggi Spurs. Namun, sosok Pochettino dinilai sebagai skenario impian karena memiliki ikatan emosional yang sangat kuat dengan para pendukung.
Petinggi klub meyakini bahwa kehadiran eks pelatih mampu mempersatukan kembali keharmonisan antara pemain dan suporter yang sempat retak. Standar permainan tim diharapkan kembali meningkat demi mengangkat posisi klub dari keterpurukan di musim ini.
Kendala Kontrak Pochettino Bersama Timnas Amerika Serikat
Pochettino saat ini masih menjabat sebagai kepala pelatih Tim Nasional Amerika Serikat yang tengah bersiap menghadapi Piala Dunia. Situasi ini membuat langkah Tottenham menjadi cukup rumit karena sang pelatih memiliki tanggung jawab besar di kancah internasional.
Sumber internal menyebutkan bahwa ia sebenarnya selalu membuka diri untuk kembali menangani klub yang membesarkan namanya tersebut. Meski demikian, ia berkomitmen penuh untuk memimpin skuad USA dan tidak akan meninggalkan tanggung jawabnya begitu saja.
“Pochettino adalah figur unik yang bisa memulihkan harmoni klub, namun ia masih terikat janji besar dengan proyek Piala Dunia. Manajemen Spurs kini harus menimbang seberapa rumit struktur kesepakatan yang perlu dibangun untuk membawanya pulang,” lapor sumber tersebut dikutip dari Flashscore.
Kondisi Tottenham yang saat ini mendekati zona degradasi membuat setiap keputusan manajerial menjadi sangat krusial bagi masa depan klub. Ketidakpuasan suporter yang memuncak dalam dua musim terakhir memaksa manajemen untuk segera mencari solusi yang tepat.
Misi Penyelamatan dan Restorasi Standar Klub
Fokus utama Tottenham saat ini adalah menjauhkan tim dari ancaman degradasi sebelum musim 2026 berakhir dengan tragis. Kembalinya Pochettino diharapkan menjadi titik balik untuk mengembalikan martabat klub sebagai salah satu raksasa Liga Inggris.
Manajemen harus memutuskan apakah mereka akan menunggu hingga tugas Pochettino bersama timnas selesai atau mencari pelatih sementara. Langkah berani ini diambil demi memulihkan identitas permainan menyerang yang sempat hilang di bawah asuhan manajer sebelumnya.
Kini, Spurs lebih dulu mengumumkan penunjukkan eks pelatih Juventus Igor Tudor sebagai caretaker hingga musim 2025/2026 berakhir. Laga debut Tudor di Tottenham pun terbilang berat, yakni menghadapi rival London Utara Arsenal di ajang Liga Inggris pada 22 Februari mendatang.



