BERITA BOLASERIE A

Inter Milan Mengamuk 6-2 di San Siro, Cristian Chivu Malah Minta Maaf

BOLAZOLA – Inter Milan sukses memetik kemenangan besar saat menjamu Pisa di San Siro pada pembukaan Pekan ke-22 Serie A, Sabtu (24/01) dini hari WIB. Sempat tertinggal dua gol lebih dulu akibat kesalahan fatal di awal laga, skuat asuhan Cristian Chivu menunjukkan mentalitas juara.

Inter melakukan comeback spektakuler untuk mengakhiri pertandingan dengan skor telak 6-2 atas Pisa. Kemenangan ini menjadi penegasan bahwa armada Cristian Chivu memiliki kedalaman skuad dan daya juang yang luar biasa musim ini. 

Meskipun sempat dikejutkan oleh gol jarak jauh Stefano Moreo yang memanfaatkan blunder Yann Sommer, Inter tidak panik. Perubahan taktik jitu Chivu dengan memasukkan Federico Dimarco pada menit ke-34 menjadi titik balik permainan.

Tanggung Jawab Chivu dan Reaksi Mental Inter Milan

Chivu menegaskan bahwa ia tidak ingin para pemainnya kehilangan kepercayaan diri hanya karena satu kesalahan teknis di lini belakang. Baginya, kemampuan tim untuk bangkit dari ketertinggalan dua gol sebelum jeda babak pertama adalah bukti bahwa Inter memiliki intensitas dan kualitas luar biasa.

“Kesalahan itu (Sommer) adalah kesalahan saya, karena sayalah yang mengajukan permintaan tertentu kepada kiper. Terkadang saya menempatkan Yann dalam kesulitan. Namun setelah itu, kami menunjukkan kebanggaan dan terus menekan dengan kualitas serta intensitas, hingga kami berhasil membalikkan keadaan,” ujar Chivu dalam wawancaranya bersama DAZN Italia.

Pelatih asal Rumania tersebut juga sangat mengapresiasi ketenangan mental para pemainnya saat berada dalam posisi tertekan. 

“Sikap adalah yang utama; Anda mungkin menderita di beberapa momen, tetapi yang terpenting adalah bagaimana Anda bereaksi. Kami bisa saja hancur, namun sebaliknya, tim terus melakukan tugas mereka. Angkat topi untuk para pemain, mereka memberikan segalanya untuk membuat musim ini kompetitif,” tambah Chivu penuh bangga.

Konsistensi Menuju Target Scudetto

Kemenangan dengan skor mencolok ini memberikan pesan jelas bahwa Inter Milan tetap menjadi ancaman paling serius dalam perburuan gelar juara. Dominasi yang ditunjukkan di babak kedua, di mana mereka menambah tiga gol lagi, membuktikan bahwa stamina dan fokus para pemain tetap terjaga.

Fokus utama Chivu saat ini adalah memastikan transisi permainan dari lini belakang tetap berjalan lancar tanpa harus mengorbankan keamanan gawang. Keberhasilan membalikkan keadaan dalam waktu singkat di San Siro diharapkan menjadi suntikan moral yang besar bagi skuad.

Kini, seluruh mata tertuju pada bagaimana Inter menjaga momentum kemenangan ini di pertandingan-pertandingan berikutnya. Dengan dukungan taktik berani dari Chivu, Inter Milan diyakini akan terus melaju kencang demi mencapai target besar mereka di akhir musim nanti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *