BERITA BOLACopa Del Rey

Real Madrid Tak Bisa Terus Bergantung pada Kylian Mbappe

BOLAZOLA – Real Madrid harus bekerja ekstra untuk memastikan tiket ke babak berikutnya Copa del Rey. Menghadapi tim kasta ketiga, Talavera, Los Blancos hanya menang tipis 3-2 pada laga yang digelar Kamis (18/12) dini hari WIB tadi berkat kontribusi Kylian Mbappe.

Hasil tersebut kembali menegaskan satu hal, yakni ketergantungan Madrid pada ketajaman penyerang Timnas Prancis itu masih sangat besar. Dalam laga tadi, sang bintang mencetak dua gol krusial. 

Ia membuka keunggulan lewat titik penalti, sebelum memastikan kemenangan Madrid melalui tembakan jarak jauh di menit ke-88. Di tengah performa yang belum sepenuhnya meyakinkan secara kolektif, Mbappe sekali lagi tampil sebagai pembeda.

Pemain Real Madrid yang Lain Harus Bisa Seperti Mbappe

Situasi ini menjadi sorotan tersendiri, terutama karena lini serang Madrid sebenarnya diisi banyak nama besar. Namun, efektivitas di depan gawang masih belum merata.

Usai laga, pelatih Real Madrid Xabi Alonso secara terbuka menegaskan pentingnya kontribusi gol yang lebih konsisten dari para penyerang lainnya.

“Dia sangat menentukan dengan dua gol itu. Kylian selalu menemukan cara untuk mencetak gol. Gol ketiga itu sangat krusial, itulah alasan mengapa kami tetap mempertahankannya di lapangan,” ucap Xabi Alonso dikutip dari BeinSports.com.

Alonso kemudian menyinggung masalah utama yang masih membayangi timnya musim ini, yakni penyelesaian akhir. Ia bahkan mengkhawatirkan bahwa skuatnya tidak boleh terlalu bergantung pada Mbappe. 

“Angka-angkanya sudah jelas. Rodrygo juga memainkan peran penting, tetapi kami membutuhkan pemain lain untuk bisa setajam Kylian. Kami menciptakan banyak peluang sepanjang musim dan tanpa ragu seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol,” jelasnya. 

Mbappe Memang Sering Pecahkan Kebuntuan Real Madrid

Data memang mendukung pernyataan tersebut. Vinicius Junior baru mengoleksi lima gol dari 23 penampilan di semua kompetisi, sementara Rodrygo hanya mencetak dua gol dari 20 laga.

Sementara itu, Mbappe, sepanjang tahun kalender 2025, penyerang asal Prancis itu sudah mencetak 58 gol untuk Real Madrid. Ia bahkan hanya terpaut satu gol dari rekor Cristiano Ronaldo sebagai pencetak gol terbanyak Madrid dalam satu tahun kalender.

Namun, bagi Xabi Alonso, statistik individu bukanlah solusi jangka panjang. Ketergantungan berlebihan pada satu pemain berisiko menjadi masalah di fase krusial musim. 

Jika Real Madrid ingin konsisten bersaing di semua kompetisi, ketajaman Mbappe harus segera diimbangi oleh para penyerang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *