BOLAZOLA – Sepanjang musim panas 2025, Xavi Simons ditengarai mengincar pintu keluar dari RB Leipzig menuju Premier League. Chelsea muncul sebagai destinasi favoritnya, namun Tottenham Hotspur berhasil meyakinkannya.
Dari informasi yang dikumpulkan jurnalis Bolazola, pada awal Agustus kemarin, Xavi disebut-sebut ingin gabung Chelsea. Namun, karena kendala penjualan pemain untuk membuka ruang finansial di Chelsea, transfer itu pun tidak pernah terealisasi.
Tottenham kemudian melancarkan langkah cepat dan dianggap telah membajak negosiasi transfer Chelsea dengan tawaran sekitar €60 juta (Rp1,15 triliun). Hal ini membuat Spurs unggul dalam perburuan tanda tangan Simons.
Pengumuman Resmi Tottenham
Sejumlah media Inggris mengabarkan bahwa faktor penentu dari terealisasinya transfer ini adalah Thomas Frank. Di mana sang pelatih memang bertemu langsung dengan Xavi Simons, yang membuat sang pemain terkesan.
“Saya sangat senang kami merekrut Xavi, dia tambahan yang berarti untuk skuat. Dia masih muda dan sudah bermain di level tertinggi. Kualitasnya sudah terbukti lewat gol dan umpan-umpan, baik untuk posisi nomor 10 atau winger kiri,” kata Frank dikutip dari situs resmi Spurs.
Begitu juga dengan Xavi Simons yang mengaku sangat bahagia transfer ke Liga Inggris akhirnya kejadian di musim panas 2025. Meski dalam konferensi pers pengenalan dirinya, ia tidak menyinggung Chelsea sedikit pun.
“Saya sangat bahagia dan tidak sabar untuk bermain. Saya sudah memimpikan transfer ini sejak lama. Ketika saya bertemu Pak Pelatih, saya langsung merasa klub ini tepat untuk saya,” katanya dalam konferensi pers.

Xavi Simons Siap Jadi Penerus Son Heung-min
Seperti komentar Frank, kehadiran Xavi akan memberikan variasi serangan dalam membongkar pertahanan lawan. Maka itu, klub memberikan nomor punggung 7 untuk penyerang Timnas Belanda itu.
Xavi Simons sendiri sadar nomor tersebut cukup ikonik bagi Tottenham Hotspur. Ya, nomor tersebut baru saja ditinggalkan Son Heung-min yang hengkang ke MLS di musim panas 2025.
“Semua cinta Son. Saya tahu ini tanggung jawab yang besar, tapi saya siap meneruskannya. Saya siap untuk membuat kisah saya sendiri seperti Son,” kata Xavi lagi.
Comment