BERITA BOLASERIE A

Spalletti Bela Jonathan David yang Gagal Penatli saat Juventus Ditahan Lecce

BOLAZOLA – Juventus kembali gagal mengamankan tiga poin setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Lecce. Hasil tersebut langsung menyeret sorotan ke momen krusial di penghujung laga, ketika Jonathan David gagal mengeksekusi penalti. 

Namun, Luciano Spalletti memilih berdiri paling depan untuk melindungi anak asuhnya. Alih-alih memperbesar isu kegagalan individu, sang pelatih menegaskan bahwa performa tim secara keseluruhan tetap berada di jalur yang ia inginkan. 

Menurutnya, Juventus menunjukkan dominasi yang cukup jelas, meski kembali tersendat dalam urusan efektivitas di sepertiga akhir lapangan. Ia ogah menyalahkan satu atau dua pemain dan meminta tim untuk terus memperbaiki sentuhan akhir di depan gawang lawan. 

Spalletti Tegas, David Tetap Algojo Penalti

Isu utama pascalaga berkutat pada siapa yang seharusnya mengambil penalti tersebut. Spalletti memotong spekulasi sejak awal dan menolak adanya kontroversi di internal tim.

Sikap ini sekaligus mencerminkan pendekatan Spalletti yang lebih menekankan proses dan struktur permainan ketimbang mengorbankan pemain pada satu momen penentu.

“Jonathan adalah pengambil penalti dan dia mengeksekusinya dengan sangat baik. Pilihan arah tembakannya sudah tepat, ke tengah, hanya saja bola tidak cukup terangkat,” ujar Spalletti kepada DAZN

Pernyataan itu menjadi sinyal kuat bahwa posisi David di dalam skuad tetap aman. Spalletti tidak melihat kegagalan tersebut sebagai kesalahan fatal, melainkan bagian dari dinamika pertandingan yang tidak selalu bisa dikontrol.

Dominasi Tanpa Sentuhan Akhir

Di luar penalti, Spalletti justru menyoroti masalah yang lebih struktural. Juventus dinilai mampu mengalirkan bola ke area berbahaya secara konsisten, baik di babak pertama maupun kedua, tetapi selalu kehilangan sentuhan terakhir yang menentukan.

Hasil imbang melawan Lecce menegaskan pekerjaan rumah Juventus yang belum selesai. Dominasi permainan belum cukup tanpa ketajaman, dan bagi Spalletti, konsistensi dalam proses tetap lebih penting.

Usai hasil imbang ini, Juventus sendiri naik ke peringkat keempat akibat AS Roma telan kekalahan dari Atalanta di hari yang sama. Peluang juara juga belum tertutup, karena sekarang hanya berjarak dari lima poin dari AC Milan sang pemuncak klasemen sementara Serie A.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *