Rotasi Berjalan Sempurna, Gasperini Puji Kedalaman Skuad AS Roma
BOLAZOLA – AS Roma sukses mengamankan tiket ke babak sistem gugur Liga Europa setelah menundukkan VfB Stuttgart dengan skor 2-0. Dengan rotasi lebih dari lima pemain, Gian Piero Gasperini memuji kedalaman skuad yang dimiliki oleh AS Roma.
Tampil dengan mayoritas pemain pelapis, Giallorossi berhasil menunjukkan performa impresif berkat dua gol pemain jebolan akademi mereka, Niccolò Pisilli. Kemenangan ini menjadi penegasan bahwa tangan dingin Gasperini mulai membuahkan hasil dalam membangun kedalaman skuad di ibu kota.
Meski melakukan rotasi tujuh pemain dari laga kontra Torino di Serie A, Roma tetap tampil solid dan terorganisir. Hasil ini sangat krusial karena tidak hanya memastikan posisi Roma di zona play-off, tetapi juga membawa mereka naik ke peringkat enam klasemen sementara Liga Europa.
Evolusi Pemain Muda dan Ujian Kebugaran Punggawa Senior
Gasperini mengaku sangat puas dengan perkembangan yang ditunjukkan para pemainnya di lapangan. Selain memuji ketajaman Pisilli, ia juga menyoroti kemajuan fisik pemain seperti Ghilardi dan potensi besar yang dimiliki Ziolkowski.
“Saya bisa melihat pertumbuhan para pemain ini selama latihan. Bukan hanya Pisilli, tapi juga Ghilardi, sementara Ziolkowski memiliki potensi besar meskipun belum bisa bermain penuh 90 menit,” ujar Gasperini kepada Sky Sport Italia.
Mantan pelatih Atalanta tersebut juga menekankan bahwa Roma tidak pernah bermain hanya untuk mengejar hasil imbang. Ia menegaskan bahwa setiap pemain yang diturunkan, terlepas dari status mereka di tim utama, harus memiliki determinasi untuk memenangkan pertandingan.
“Ada pemain muda yang berkembang secara fisik, dan kami juga perlu menguji kebugaran mereka yang baru kembali dari cedera seperti Pellegrini dan Soulé. Ini hasil yang sempurna,” tutupnya.
Peluang Lolos ke 16 Besar dan Fokus Gasperini
Hasil positif atas Stuttgart ini memberikan pesan jelas bahwa AS Roma memiliki fondasi yang kuat untuk bersaing di sisa musim. Saat ini, Roma berada di jalur yang tepat untuk menghindari babak play-off tambahan.
Jika menang melawan Panathinaikos, posisi delapan besar yang memberikan tiket langsung ke babak 16 besar akan berada dalam genggaman. Fokus Gasperini saat ini adalah menjaga momentum kebangkitan tim sembari terus mengintegrasikan para pemain muda ke dalam skema utamanya.
Keberhasilan rotasi ini memberikan keleluasaan taktis bagi sang pelatih untuk menghadapi jadwal padat di Serie A dan Liga Europa. Kini, seluruh perhatian tertuju pada pertandingan terakhir di Yunani.



