Prediksi Bolazola: Barcelona vs Real Madrid 12 Januari 2026 Final Piala Super Spanyol
Barcelona dan Real Madrid bakal kembali bentrok dalam duel klasik paling panas sejagat raya: El Clasico. Kali ini, keduanya dipertemukan di final Piala Super Spanyol 2026 yang digelar di Stadion Al-Awwal Park, Riyadh, Arab Saudi pada hari Senin, 12 Januari 2026.
Bukan cuma soal trofi pertama di tahun 2026, laga ini juga jadi ajang pembuktian siapa yang paling berhak disebut raja sepak bola Spanyol saat ini. Apalagi, Barcelona datang sebagai juara bertahan, sementara Real Madrid membawa dendam lama yang belum lunas.
Jalan ke Final: Barca Ngeri, Madrid Berdarah-darah
Barcelona melaju ke final dengan cara yang bikin lawan merinding. Athletic Bilbao dihajar tanpa ampun di semifinal dengan skor telak 5-0. Permainan Blaugrana terlihat cair, agresif, dan super tajam.
Raphinha kembali jadi bintang utama dengan dua gol, sementara sisanya disumbang Ferran Torres, Fermin Lopez, dan Roony Bardghji. Kemenangan ini seperti pesan keras: Barca siap pesta lagi di final.
Berbeda dengan Madrid yang harus kerja ekstra keras. Los Blancos melewati laga derby super panas melawan Atletico Madrid dan menang tipis 2-1. Gol Federico Valverde dan Rodrygo jadi penentu. Meski sempat tertekan dan tampil tanpa skuad ideal, mental juara Madrid kembali bicara.
Gaya Main Berbeda, Sama-sama Mematikan
Menjelang final, performa kedua tim sama-sama gila, tapi dengan karakter yang berbeda. Barcelona sedang dalam tren bersih-bersih: lima kemenangan beruntun, tanpa kebobolan, dan mencetak 13 gol. Pertahanan mereka rapat, serangan rapi, dan transisi cepat.
Madrid juga sama ganasnya di depan. Dalam lima laga terakhir, mereka bikin 14 gol. Namun, pertahanan Madrid masih menyisakan celah karena sudah kebobolan lima kali. Ini bisa jadi celah empuk buat Raphinha, Lamine Yamal, dan kawan-kawan.
Dendam Lama vs Modal Psikologis
Final ini terasa makin panas karena ada cerita lama yang belum selesai. Di final Piala Super Spanyol musim lalu, Madrid dipermalukan Barca dengan skor 2-5. Saat itu, Raphinha jadi mimpi buruk, dibantu Lamine Yamal, Lewandowski, dan Balde.
Tapi Madrid juga punya pegangan. Pada Oktober 2025 lalu, mereka sukses menundukkan Barcelona 2-1 di LaLiga. Kemenangan itu jadi bukti kalau Los Blancos mulai menemukan cara meredam Barca.
Kini, semuanya balik ke titik nol. Riyadh jadi saksi, dunia menonton. Apakah Barcelona kembali berpesta dan menegaskan dominasi? Atau Real Madrid akhirnya menuntaskan misi balas dendam?
Perkiraan Line Up:
Barcelona kemungkinan bakal menggunakan formasi 4-2-3-1. Joan Garcia akan menjaga gawang, dengan Kounde, Eric Garcia, Pau Cubarsi, dan Alex Balde membentuk lini belakang. Di tengah, Pedri berpasangan dengan Frenkie de Jong sebagai pengatur permainan. Lamine Yamal, Fermin Lopez, dan Raphinha akan bergerak di belakang Robert Lewandowski yang jadi ujung tombak. Tim ini ditangani Hansi Flick.
Real Madrid kemungkinan turun dengan skema 4-3-3. Thibaut Courtois bakal menjaga gawang Los Blancos. Barisan belakang diisi Federico Valverde, Raul Asencio, Antonio Rudiger, dan Alvaro Carreras. Lini tengah dihuni Jude Bellingham, Aurelien Tchouameni, serta Eduardo Camavinga. Di depan, Rodrygo dan Vinicius Junior menopang Goncalo Garcia sebagai penyerang tengah.
Prediksi Jalannya Laga
Final ini diprediksi berjalan ketat dan penuh drama. Barcelona unggul dalam penguasaan bola dan struktur permainan, sementara Real Madrid berbahaya lewat serangan balik dan pengalaman di laga besar.
Detail kecil seperti bola mati, kesalahan individu, atau momen brilian pemain bintang bisa jadi pembeda. Tak menutup kemungkinan laga berlanjut hingga perpanjangan waktu, karena kedua tim sama-sama punya kualitas untuk saling menahan.



