BERITA BOLASERIE A

Menang Tak Mudah di Pisa, Juventus Disebut Tampil Mengecewakan

BOLAZOLA – Juventus membawa pulang kemenangan penting dari markas Pisa, namun hasil tersebut jauh dari kata meyakinkan. Bertanding di Cetilar Arena, Bianconeri baru memastikan kemenangan 2-0 di menit-menit akhir setelah melewati pertandingan yang menuntut konsentrasi tinggi.

Tuan rumah memberi perlawanan serius sepanjang laga. Pisa bahkan punya peluang emas dua kali yang membentur tiang gawang lewat Stefano Moreo dan Matteo Tramoni, situasi yang sempat membuat Juventus berada di bawah tekanan. 

Gol pembuka baru lahir pada menit ke-73 melalui Pierre Kalulu, memanfaatkan bola ricochet dari umpan rendah Weston McKennie. Kenan Yildiz kemudian menutup kemenangan lewat gol di masa injury time setelah aksi progresif Fabio Miretti.

Spalletti Akui Juventus Masih Mengecewakan

Luciano Spalletti menilai kemenangan ini penting, namun ia tidak menutup mata terhadap performa timnya yang masih inkonsisten. Pelatih Juventus itu menyoroti fase-fase permainan di mana intensitas timnya menurun dan memberi celah bagi lawan.

“Tempo kami lambat. Enam sampai tujuh menit terakhir babak pertama dan awal babak kedua sangat buruk, Pisa menyulitkan kami dengan intensitas mereka dan kami cukup beruntung dalam beberapa situasi,” ujar Spalletti kepada Sky Sport Italia.

Ia menambahkan bahwa kualitas Juventus baru terlihat lebih jelas di paruh kedua, terutama dalam kreativitas serangan. Maka itu, mantan pelatih AS Roma tersebut bertekad ingin Bianconeri tampil lebih baik sepanjang 90 menit di laga-laga selanjutnya. 

“Kami mampu mencetak gol dan pada fase itu saya merasa kemenangan memang pantas, karena kami mulai menemukan ruang di kotak penalti. Tapi kami harus melakukan lebih baik, dan memang perlu bermain lebih baik,” pungkasnya.

Momentum Positif di Tengah Persaingan Scudetto

Kemenangan atas Pisa menjadi kemenangan ketujuh Juventus dalam delapan laga kompetitif terakhir di semua ajang, termasuk Serie A, Liga Champions, dan Coppa Italia. Hasil ini menjaga momentum positif Bianconeri sekaligus membuka peluang mereka kembali masuk dalam perbincangan perebutan Scudetto.

Meski demikian, peta klasemen Serie A masih belum sepenuhnya seimbang. Beberapa rival utama seperti Inter, Napoli, AC Milan, dan Bologna masih memiliki jadwal tertunda akibat partisipasi di Supercoppa Italiana. 

Situasi ini membuat Juventus dituntut terus menjaga konsistensi dan harus membuktikan kekuatan di setiap pertandingan. Selanjutnya, Juventus juga akan memainkan laga mudah menghadapi Lecce pada pekan pertama di tahun 2026, Minggu (04/01) dini hari WIB mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *