BERITA BOLAEPL

Man City ke Babak Kelima FA Cup, Guardiola Akui Kecewa dengan Permainan Tim

​BOLAZOLA – Pep Guardiola memberikan penilaian jujur setelah Manchester City meraih kemenangan susah payah 2-0 atas Salford di ajang FA Cup. Meskipun berhasil melaju ke putaran kelima, sang manajer merasa timnya tidak tampil dalam level terbaiknya di Etihad Stadium.

​Gol bunuh diri Alfie Dorrington pada menit keenam sempat memberikan awal yang kuat bagi tuan rumah yang mendominasi sejak awal. Namun, City baru bisa menggandakan keunggulan pada menit ke-85 melalui sontekan pemain pengganti, Marc Guehi.

​Meski terpisah empat divisi, Salford mampu memberikan perlawanan sengit yang membuat para pemain bintang City kesulitan mengembangkan permainan. Guardiola menyoroti lambatnya para pemain dalam membaca situasi lapangan untuk membongkar pertahanan lawan yang sangat rapat.​

Kritik Taktis Guardiola dan Masalah Kelelahan Mental Skuad​

Guardiola menyangkal bahwa jadwal padat sejak awal tahun menjadi alasan utama performa City yang tampak datar dan kurang menggigit. Ia menegaskan bahwa kelelahan fisik bukanlah penyebab utama timnya gagal memberikan tekanan yang lebih agresif kepada Salford.

​”Jadwal memang sangat padat sejak November, tetapi masalah utamanya adalah kami tidak membaca apa yang seharusnya dilakukan di lapangan. Saya tahu apa yang diinginkan para pemain, namun terkadang kesalahan strategi seperti ini bisa terjadi,” ujarnya.​

Manajer asal Catalan tersebut merasa ada kegagalan komunikasi taktis dalam memindahkan bola secara cepat dari sisi kiri ke sisi kanan. Ia menilai permainan timnya menjadi membosankan karena sirkulasi bola yang lambat dan tidak efisien sepanjang pertandingan berlangsung.

​”Ketika lawan bermain rapat di satu sisi, kita harus memindahkan bola dengan cepat ke sisi berlawanan, namun kami tidak melakukannya. Itulah alasan mengapa pertandingan tadi terasa sangat membosankan bagi siapa pun yang menonton,” tambah sang manajer.​

Fokus Menjaga Konsistensi di Empat Kompetisi Berbeda​

Manchester City kini telah melakoni 14 pertandingan sejak awal tahun 2026 demi menjaga peluang di semua kompetisi. Fokus utama Guardiola saat ini adalah memastikan para pemainnya tetap tajam dan disiplin dalam menerapkan instruksi taktis yang diberikan.​

Rotasi pemain kemungkinan besar akan terus dilakukan guna menjaga kebugaran skuad dalam menghadapi fase krusial musim 2025/26. Manajemen klub berharap performa klinis dapat kembali ditunjukkan agar peluang meraih quadruple tetap terjaga hingga akhir musim.​

Kini, para pendukung menanti bagaimana reaksi skuad The Blues pada pertandingan liga berikutnya setelah mendapatkan teguran keras dari sang manajer. Kemenangan atas Salford tetap menjadi modal penting meskipun banyak evaluasi yang harus segera diselesaikan di tempat latihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *