Luis Enrique Ingin Pergi dari PSG, Manchester United Langsung Mempertimbangkan
BOLAZOLA – Bursa pelatih Eropa kembali memanas setelah Luis Enrique dikabarkan siap meninggalkan Paris Saint-Germain pada akhir musim ini. Situasi tersebut buka peluang baru bagi klub-klub besar yang menginginkannya, termasuk Manchester United.
Keputusan ini muncul di tengah fase paling sukses Enrique bersama PSG. Pelatih asal Spanyol itu baru saja mempersembahkan treble, dengan mahkota utama berupa gelar Liga Champions yang diraih lewat kemenangan dominan.
Trofi tersebut bukan sekadar pencapaian olahraga, melainkan simbol keberhasilan proyek ambisius PSG di bawah kepemilikan Qatar. Namun, alih-alih melanjutkan era dominan itu, Enrique justru memilih berhenti.
Luis Enrique Merasa Misi Tuntas di Paris
PSG disebut berharap sang pelatih memperpanjang kontrak dan menjadi fondasi jangka panjang klub. Namun, sinyal kepergian Luis Enrique kini mengubah peta perencanaan mereka secara drastis.
Dari sudut pandang Enrique, keputusan ini bukan lahir dari konflik, melainkan keyakinan bahwa misinya di Paris telah tuntas. Setelah mencapai target tertinggi klub, ia menilai proyek tersebut sudah berada di titik klimaks.
Mengutip The Mirror, laporan dari Spanyol menyebut Enrique mulai mempertimbangkan tantangan baru setelah mengantarkan PSG ke level tertingginya. Ia merasa tidak ada lagi target besar yang tersisa untuk dikejar bersama klub ibu kota Prancis tersebut.
Sementara Marca melaporkan bahwa Enrique merasa telah memberikan segalanya untuk PSG dan siap menyerahkan tongkat estafet kepada sosok baru. Meski begitu, ia juga ingin membuka lembaran berikutnya dalam karier kepelatihannya.
Manchester United, Kesempatan Lama yang Kembali Terbuka
Momentum kepergian Enrique dinilai sangat relevan bagi Manchester United, yang masih mencari arah setelah inkonsistensi prestasi dan belum menemukan figur ideal untuk jangka panjang. Nama Enrique sejatinya bukan sosok baru di Old Trafford.
Sang pelatih pernah masuk radar pada 2021 ketika United berburu pengganti Ole Gunnar Solskjaer. Kala itu, opsi Enrique gugur karena komitmennya bersama Timnas Spanyol.
Kini situasinya berbeda. Dengan status bebas kontrak di akhir musim, Enrique berpotensi menjadi kandidat premium di pasar, bukan hanya bagi United, tetapi juga Liverpool yang ikut menaruh minat.



