BOLAZOLA – Liga Inggris akan menyuguhkan laga big match Chelsea vs Arsenal di Stamford Bridge pada Minggu (30/11) esok malam WIB. Manajer The Blues Enzo Maresca kembali mengenang masa-masa ketika ia pernah ikut membina Declan Rice di West Ham.
The Blues bersiap menghadapi salah satu tim paling konsisten musim ini. Arsenal datang dengan kepercayaan diri tinggi usai mencatatkan 16 laga tanpa kekalahan di semua kompetisi.
Performa tersebut sebagian besar berkat ketenangan dan dominasi Declan Rice di lini tengah The Gunners. Jelang duel panas antara dua rival London ini, Maresca justru merendah saat ditanya kontribusinya dalam perkembangan sang gelandang.
Maresca: Declan Rice Sudah Luar Biasa Sejak Kecil
Dalam wawancara dengan The Standard, Maresca mengungkapkan bahwa ia memang sering melakukan sesi tambahan satu lawan satu bersama Rice saat keduanya berada di West Ham. Kala itu, sang pemain masih menjalani transisi dari tim akademi menuju skuad utama.
“Saat itu adalah masa yang berbeda. Declan masih sangat muda. Saya menghabiskan banyak sesi ekstra dengannya, satu-lawan-satu, dan saat itu saja ia sudah sangat bagus,” ujar Maresca.
Rice awalnya bermain sebagai bek tengah untuk tim U-23 sebelum Manuel Pellegrini memutuskan mendorongnya menjadi gelandang bertahan di tim utama. Perubahan posisi itu menjadi titik balik besar dalam kariernya.
“Dia sudah sangat, sangat bagus bahkan sebelum berkembang seperti sekarang. Pellegrini memainkannya di tim utama sebagai gelandang, dan dari sana semuanya berubah. Tapi saya tidak bisa mengambil kredit apa pun,” kata Maresca menampik jasanya dalam membentuk Declan Rice.
Declan Rice Kunci Kesuksesan Arsenal
Rice kini menjadi salah satu kunci kesuksesan Arsenal di bawah Mikel Arteta. Dengan catatan dua gol dan lima assist musim ini, serta pengaruh besarnya dalam duel lini tengah, ia kembali diprediksi menjadi pembeda saat bertemu mantan pelatih lamanya.
Arsenal datang ke Stamford Bridge dengan keunggulan enam poin di atas Chelsea. Kemenangan akan memperlebar jarak dan menjaga mereka di jalur juara, sementara Chelsea ingin menghentikan laju 16 pertandingan tak terkalahkan The Gunners.
Dengan pertemuan kembali antara Maresca dan Rice, laga ini bukan sekadar duel dua klub besar, tetapi juga reuni kecil antara guru dan murid. Meski sang guru menegaskan bahwa sang murid telah hebat sejak awal.










Comment