Inter Milan Takluk di Markas Bodo/Glimt, Chivu Sebut karena Lapangan Sintetis Lawan
BOLAZOLA – Inter Milan dan Cristian Chivu harus menelan pil pahit setelah menderita kekalahan 3-1 dalam laga tandang yang dingin di markas Bodo/Glimt. Tuan rumah berhasil memanfaatkan keunggulan lapangan sintetis untuk menumbangkan Nerazzurri melalui dua gol cepat di babak kedua.
Kekalahan ini membuat langkah Inter di kompetisi Eropa menjadi berat karena harus mengejar defisit dua gol pada leg kedua nanti. Pasukan Cristian Chivu tampak kesulitan beradaptasi dengan aliran bola yang berbeda di atas rumput buatan milik wakil Norwegia tersebut.
Meski demikian, Chivu menegaskan bahwa faktor lapangan tidak boleh menjadi alasan utama atas kegagalan timnya meraih hasil positif. Ia kini fokus mempersiapkan mental para pemain untuk melakukan aksi pembalasan di Stadion San Siro pekan depan.
Chivu: Lawan Terbiasa di Lapangan Sintentis
Cristian Chivu mengakui bahwa Bodo/Glimt jauh lebih terbiasa bermain di permukaan lapangan tersebut dibandingkan anak asuhnya. Namun, ia lebih menyoroti kegagalan lini pertahanannya dalam mengantisipasi transisi cepat yang diperagakan oleh tim lawan.
“Lawan lebih terbiasa main di lapangan sintetis. Namun, masalah utamanya adalah pada beberapa momen transisi, kami dikejutkan oleh kecepatan mereka saat melakukan serangan balik. Kami tahu mereka adalah tim yang bisa melukai melalui serangan balik, dan kini kami akan mencoba membalasnya di San Siro,” ujarnya dikutip dari Football Italia.
Chivu juga menyebutkan adanya beberapa masalah internal dalam skuad yang harus segera dievaluasi sebelum pertandingan penentuan dimulai. Ia menolak anggapan bahwa pemainnya kurang memiliki determinasi, namun mengakui adanya kesalahan dalam membaca situasi pertandingan.
“Kami memiliki beberapa isu yang perlu kami tinjau kembali demi meningkatkan performa tim secara keseluruhan. Masalahnya bukan pada tekanan ke pertahanan lawan, melainkan bagaimana kami bereaksi terhadap situasi di lapangan,” tambah pelatih asal Rumania tersebut.
Misi Balas Dendam di San Siro Demi Tiket Putaran Selanjutnya
Inter Milan kini harus segera melupakan kekalahan di Norwegia dan fokus penuh pada laga kandang yang akan menentukan nasib mereka. Fokus utama Chivu sekarang adalah memastikan aliran bola timnya jauh lebih efektif saat bermain di atas rumput alami San Siro.
Manajemen klub berharap dukungan penuh dari para suporter dapat membakar semangat juang para pemain untuk membalikkan keadaan. Tidak ada ruang lagi bagi alasan teknis jika Inter gagal menunjukkan dominasi mereka di hadapan publik sendiri.
Kini, seluruh mata tertuju pada strategi yang akan diterapkan Chivu untuk mengejar ketertinggalan dua gol dari Bodo/Glimt. Jika mampu tampil klinis sejak awal laga, tiket menuju babak berikutnya diyakini masih sangat mungkin untuk diamankan pada musim ini.



