BERITA BOLASERIE A

Dipermalukan Como di Kandang Sendiri, Juventus Dinilai Terlalu Banyak Kesalahan

BOLAZOLA – Juventus dipaksa menyerah 0-2 oleh tim tamu Como dalam laga pekan ke-26 Serie A yang berlangsung di Allianz Stadium,, Sabtu (21/02) malam. Kekalahan di kandang sendiri ini menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Luciano Spalletti yang kesulitan menembus pertahanan disiplin lawan.

Vojvoda mengejutkan publik Turin lewat gol cepatnya di menit ke-11 yang membuat keunggulan bagi tim tamu bertahan hingga turun minum. Meski Juventus coba membalas melalui aksi Kenan Yildiz dan Lois Openda, kegemilangan kiper Como Butez mematahkan semua peluang emas tersebut.

Memasuki babak kedua, upaya Juventus untuk menyamakan kedudukan justru berbuah petaka setelah mereka terkena serangan balik mematikan. Maxence Caqueret menggandakan keunggulan Como pada menit ke-60 yang sekaligus mengunci kemenangan bagi tim tamu.

Masalah Mental dan Banyaknya Kesalahan Dilakukan Juventus

Luciano Spalletti mengakui bahwa timnya melakukan terlalu banyak kesalahan individu yang merusak skema permainan yang telah direncanakan sejak awal. Ia merasa tekanan besar dalam pertandingan tersebut sangat memengaruhi performa para pemain hingga kehilangan arah.

“Kami membuat terlalu banyak kesalahan hari ini dan menciptakan masalah bagi diri kami sendiri hingga tekanan itu memengaruhi permainan kami. Kualitas yang kami miliki tidak hilang begitu saja, namun saat ini kami kesulitan untuk mengenalinya kembali di lapangan,” ujar Spalletti dikutip dari laman resmi klub.

Mantan pelatih timnas Italia tersebut menyoroti kurangnya kekompakan dan kegigihan para pemain dalam memperebutkan bola sepanjang pertandingan berlangsung. Ia menuntut anak asuhnya untuk lebih berani mengambil inisiatif serangan demi mengembalikan karakter asli permainan Juventus.

“Kami kekurangan sedikit kohesi serta tenasitas dalam bertanding, sehingga saat ini kami perlu lebih berani untuk mengambil inisiatif di lapangan. Kami harus segera bangkit dan memperbaiki cara kami bereaksi terhadap tekanan lawan di laga-laga berikutnya,” tambah sang pelatih.

Kegagalan Memaksimalkan Peluang di Menit Akhir

Juventus sebenarnya memiliki beberapa peluang emas di sisa waktu pertandingan, termasuk sundulan Koopmeiners yang menyamping tipis dari gawang. Keberuntungan pun seolah menjauh saat eksekusi tendangan bebas Koopmeiners hanya membentur tiang gawang di lima menit terakhir laga.

Jonathan David juga gagal memanfaatkan bola rebound di depan gawang yang membuat skor 0-2 tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini memaksa Juventus untuk melakukan evaluasi besar-besaran terhadap performa lini depan mereka yang tumpul.

Kini posisi Juventus di papan atas klasemen semakin terancam oleh kejaran para pesaingnya di sisa musim ini. Spalletti harus segera menemukan solusi taktis agar tren negatif ini tidak terus berlanjut dan merusak ambisi mereka meraih trofi juara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *