Chiesa Siap Potong Gaji Demi Juventus, Upaya Pulang Kampung Kian Nyata
BOLAZOLA – Kabar mengejutkan datang dari bursa transfer Januari setelah Federico Chiesa dilaporkan sangat berhasrat untuk pulang kampung ke Juventus. Punggawa Timnas Italia tersebut dikabarkan siap mengambil langkah drastis dengan memotong gajinya agar bisa peprgi darii Liverpool.
Langkah ini menjadi penegasan bahwa periode karier Chiesa di Premier League tidak berjalan sesuai rencana. Hanya berselang sekitar 18 bulan setelah meninggalkan Turin, ia justru merindukan suasana Allianz Stadium.
Laporan dari Italia menyebutkan bahwa sang pemain bahkan sudah menjalin komunikasi dengan mantan rekan-rekan setimnya membahas kepulangannya. Pembicaraan Juventus dan Liverpool pun dikabarkan masih terus berlanjut sampai sekarang.
Chiesa Rindukan Turin
Keinginan Chiesa untuk kembali ke pelukan Si Nyonya Tua terlihat dari kesediaannya memangkas gajinya di Liverpool. Di Anfield, ia mendapatkan sekitar 6 juta Euro per tahun, gaji yang cukup tinggi bagi klub Serie A.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, keputusan ini diambil demi mendapatkan kembali menit bermain yang hilang selama di Inggris. Namun, kendala muncul pada skema transfer yang diinginkan kedua belah pihak.
Liverpool dikabarkan hanya ingin melepas sang pemain secara permanen, sementara Juventus memiliki rencana yang berbeda. Klub berseragam hitam-putih itu hanya ingin meminjamnya hingga akhir musim.
“Pihak Liverpool hanya ingin menjual Chiesa secara permanen. Tapi Bianconeri lebih memilih untuk memulangkannya dengan status pinjaman disertai opsi pembelian di musim panas,” tulis laporan tersebut.
Kesulitan Chiesa di Anfield memang terlihat dari statistiknya musim ini. Ia tercatat hanya mengumpulkan 529 menit di lapangan selama 18 bulan di Anfield.
Menanti Titik Temu di Meja Perundingan
Situasi ini menempatkan Juventus dalam posisi tawar yang menarik di sisa jendela transfer Januari. Kehadiran Chiesa dipercaya dapat memberikan variasi serangan dan pengalaman yang dibutuhkan oleh skuat asuhan Luciano Spalletti.
Ditambah kesediaannya memotong gajinya yang membuat Juventus kini tak perlu menambah beban gaji klub. Kini, bola panas pun tinggal menunggu perundingan kedua klub, apakah bersedia saling mengalah agar kesepakatan tercapai?
Negosiasi antara Juventus dan Liverpool pun diprediksi akan terus memanas hingga bursa transfer Januari berakhir. Sementara itu, Juventus juga harus tetap fokus menjaga konsistensi di Serie A untuk menjaga asa Scudetto musim ini.



