Bodo/Glimt Bisa jadi Ancaman Nyata bagi Inter Milan di Liga Champions
BOLAZOLA – Pelatih Inter Milan Cristian Chivu memberi peringatan keras kepada skuadnya setelah hasil undian babak knockout play-off Liga Champions. Nerazzurri harus berhadapan dengan wakil Norwegia, Bodo/Glimt, dengan leg pertama akan dihelat 19 Februari mendatang.
Meski di atas kertas Inter lebih diunggulkan, Chivu menilai sang lawan memiliki potensi besar untuk menghadirkan mimpi buruk bagi timnya. Hasil undian ini menuntut konsentrasi penuh dari armada Inter Milan, mengingat pertama di markas lawan.
Inter sendiri harus melalui babak play-off ini setelah finis di peringkat ke-10 pada fase grup, hanya terpaut satu poin untuk otomatis ke babak 16 besar. Mengingat performa Bodo/Glimt yang kerap tampil mengejutkan, Chivu menegaskan tidak akan meremehkan aspek sekecil apa pun.
Tim Tanpa Beban Justru Berbahaya di Liga Champions
Cristian Chivu meminta para pemainnya untuk tetap membumi dan menghormati kualitas lawan. Ia menyadari setiap laga di Liga Champions selalu membawa tingkat kesulitan berbeda, terutama menghadapi tim yang tampil tanpa beban.
“Setiap pertandingan Liga Champions datang dengan tantangannya sendiri. Bodo/Glimt telah membuktikan diri mereka, dalam fase pertama ini, menjadi ancaman bagi klub-klub besar, baik saat bermain di kandang maupun saat bertandang,” ujar Chivu seperti dikutip dari situs resmi klub.
Kewaspadaan Chivu ini sejalan dengan pernyataan wakil presiden klub, Javier Zanetti, yang menjamin bahwa klub akan memperhatikan detail sekecil mungkin. Hal ini krusial mengingat Inter juga tengah mempertahankan posisi puncak klasemen Serie A dari rival sekota, AC Milan.
“Bodo/Glimt adalah ancaman bagi klub-klub besar. Kami akan memperhatikan setiap detail dalam pertemuan Liga Champions mendatang untuk memastikan kami siap menghadapi tantangan tersebut,” tambah pelatih asal Rumania tersebut.
Menjaga Fokus Inter Milan di Jalur Juara Domestik dan Eropa
Pertemuan dengan Bodo/Glimt memberikan pesan jelas bahwa Inter Milan harus mampu membagi fokus. Kini mereka harus fokus pada perburuan gelar Scudetto dan ambisi di kancah Eropa.
Dengan koleksi 52 poin di liga, Inter tidak boleh membiarkan persiapan Liga Champions mengganggu momentum positif mereka di kompetisi domestik. Sebelum memikirkan Liga Champions, Lautaro Martinez dkk dituntut untuk mengamankan poin penuh di Serie A.
Nerazzurri akan menghadapi Cremonese pada giornata ke-23 Serie A di Stadio Giovanni Zini, Minggu (02/02) mendatang. Klub yang dibela kiper Timnas Indonesia Emil Audero akan berjuang keras untuk bangkit ke jalur yang benar.



