Barcelona Siapkan Rekrutan Muda dari Mesir untuk Proyek Jangka Panjang
BOLAZOLA – Barcelona mulai mengaktifkan rencana bisnis mereka di bursa transfer musim dingin dengan menyasar talenta usia muda. Langkah awal hampir terwujud, setelah klub Catalan itu dikabarkan berada di tahap akhir negosiasi untuk merekrut Hamza Abdelkarim.
Pergerakan ini bukan respons instan, melainkan bagian dari rencana yang sudah disusun sejak beberapa pekan terakhir. Barcelona sejak awal memang menargetkan penyerang muda untuk memperkuat kategori usia sebelum dipromosikan ke tim senior.
Dan, penyerang Al-Ahly, Hamza Abdelkarim kini berada di posisi terdepan untuk menjadi rekrutan pertama mereka pada jendela musim dingin ini. Namanya mencuat sejak awal Desember, ketika Barcelona secara terbuka memantau performanya bersama Timnas U-20 Mesir di Piala Dunia U-20.
Pada usia 17 tahun, ia bahkan sudah mencatat debut di tim utama Al Ahly, indikasi betapa tingginya kepercayaan yang diberikan kepadanya di level klub.
Detail Negosiasi dan Skema Transfer Hamza Abdelkarim
Dalam beberapa pekan terakhir, Barcelona dan Al Ahly terus menjalin komunikasi intens terkait kesepakatan transfer. Tawaran awal dari pihak Catalan sempat ditolak, namun proposal kedua yang diajukan pekan lalu disebut semakin mendekati titik temu.
Menurut laporan media Spanyol Diario, skema yang ditawarkan Barcelona adalah peminjaman hingga akhir musim. Disertai dengan kompensasi awal sebesar 1,25 juta euro kepada Al Ahly.
Kesepakatan tersebut juga memuat opsi pembelian permanen senilai 1,5 juta euro, dengan tambahan beberapa variabel. Yang mana, itu akan membuat total nilai paket meningkat hingga sekitar 5 juta euro.
Struktur ini menunjukkan pendekatan hati-hati namun strategis dari Barcelona: meminimalkan risiko finansial sembari tetap mengamankan potensi jangka panjang.
Kebutuhan Mendesak di Barca Atletic
Jika transfer ini rampung, Abdelkarim akan bergabung dengan Barca Atletic yang saat ini berlaga di divisi keempat sepak bola Spanyol. Kedatangannya dinilai krusial mengingat lini depan tim tersebut tengah kekurangan opsi akibat cedera yang menimpa beberapa striker.
Situasi ini membuka ruang bagi Abdelkarim untuk langsung mendapatkan menit bermain. Dengan konteks tersebut, Barcelona berharap sang penyerang muda bisa berkembang melalui kompetisi reguler, bukan sekadar wonderkid tanpa jam terbang.
Barcelona pun memandang Hamza Abdelkarim bukan sekadar tambahan sementara, melainkan bagian dari ekosistem regenerasi klub. Dengan usia yang masih sangat muda, peluang untuk naik kelas ke tim utama tetap terbuka, dengan penilaian dari Hansi Flick.



