BERITA BOLAEPL

Arsenal Mandul, Mikel Arteta Keluhkan Penyelesaian Akhir dan Keputusan VAR

BOLAZOLA – Langkah Arsenal dalam perburuan gelar juara Liga Inggris kembali tersendat setelah dipaksa bermain imbang tanpa gol oleh Nottingham Forest, Sabtu (17/01). Pelatih The Gunners Mikel Arteta pun mengeluhkan penyelesaian akhir yang dimiliki oleh timnya. 

Hasil ini menandai kedua kalinya secara beruntun The Gunners gagal mencetak gol di ajang Liga Inggris. Sebelumnya, mereka ditahan imbang tanpa gol saat menjamu Liverpool di Emirates Stadium. 

Kegagalan membawa pulang poin penuh seolah menjadi tanda bahwa tim asuhan Arteta mulai terengah-engah menjaga momentum di tengah jadwal yang sangat padat. Meski mendominasi permainan, Arsenal tampak frustrasi membongkar pertahanan rapat tuan rumah. 

Arteta Soroti Peluang Emas yang Terbuang

Arteta menilai bahwa kegagalan timnya memanfaatkan momen-momen krusial di depan gawang menjadi penyebab utama hasil imbang ini. Ia menyoroti peluang bersih dari Gabriel Martinelli, Declan Rice, hingga sundulan Bukayo Saka yang semuanya gagal membuahkan gol. Selain itu, ia juga menyayangkan klaim penalti atas insiden handball Ola Aina yang diabaikan oleh VAR.

“Kami datang ke sini untuk menang, itu jelas. Kami memiliki empat peluang besar dengan Martinelli, Declan Rice, Merino, dan sundulan Bukayo Saka yang diselamatkan secara luar biasa. Di atas itu semua, ada penalti yang sangat jelas tapi tidak diberikan. Melawan tim yang terorganisir dengan sangat baik, sangat sulit untuk membangun momentum tanpa memanfaatkan peluang tersebut,” ujar Arteta dalam sesi konferensi pers.

Manajer asal Spanyol itu mengakui bahwa dirinya telah mencoba berbagai cara, termasuk melakukan pergantian taktik di lini depan untuk menambah kreativitas. Namun, ia menegaskan bahwa di level tertinggi, pemain harus mampu mengeksekusi peluang sekecil apa pun itu.

“Ketika kamu punya peluang, sekecil apapun itu, kamu harus bisa memaksimalkannya jadi gol. Itu yang harus kamu lakukan untuk memenangkan laga. Dan kami tidak mampu melakukannya kali ini,” tandasnya. 

Menakar Ketahanan Fisik di Tengah Jadwal Padat

Hasil imbang di City Ground ini memberikan pesan jelas mengenai tantangan fisik yang tengah dihadapi skuad Arsenal. Bermain dalam tiga laga tandang dalam kurun waktu 10 hari terakhir, terlihat jelas mulai menguras tenaga para pemain The Gunners. 

Arteta menyadari bahwa jadwal yang sangat menuntut ini menjadi ujian berat bagi kedalaman skuadnya. Meski merasa kecewa, pelatih asal Spanyol itu meminta anak asuhnya untuk segera bangkit karena jadwal berat lainnya sudah menanti di depan mata. 

Setelah ini, Arsenal harus segera terbang ke Italia untuk menghadapi Inter Milan di Liga Champions. Setelah itu, mereka kembali ke Inggris untuk berduel melawan rival abadi Manchester United.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *