Allegri Ungkap Kunci Kemenangan Milan Lewat Strategi Substitusi
BOLAZOLA – AC Milan sukses mengamankan poin penuh saat menjamu Lecce di San Siro lewat kemenangan tipis 1-0, Minggu (18/01). Sempat kesulitan menembus pertahanan rapat tim tamu, skuad Max Allegri akhirnya memecah kebuntuan melalui gol sundulan pemain pengganti, Niclas Fullkrug.
Kemenangan ini menjadi penegasan bahwa kedalaman skuad Milan musim ini menjadi senjata mematikan bagi lawan-lawannya. Gol Fullkrug merupakan gol perdananya untuk Rossoneri sejak ia bergabung dari West Ham di awal Januari ini.
Meski sempat tertahan oleh kiper Lecce Wladimiro Falcone yang tampil gemilang, kesabaran Milan akhirnya membuahkan hasil di fase akhir pertandingan. Umpan silang Alexis Saelemaekers berhasil ditanduk oleh Fullkrug yang mencetak gol kemenangan ke gawang Lecce.
Peran Krusial Pemain Pengganti dan Kematangan Taktis Allegri
Allegri memuji dampak instan yang diberikan Fullkrug meski sang striker sempat terkendala masalah kebugaran sebelum laga. Ia menilai kehadiran “si tukang gedor” asal Jerman tersebut memberikan kesegaran di dalam kotak penalti lawan untuk timnya.
“Hal terpenting adalah dengan adanya lima pergantian pemain, substitusi menjadi sangat menentukan. Di momen tertentu dalam pertandingan, pemain seperti Fullkrug membawa kesegaran di kotak penalti. Kami perlu lebih presisi dalam umpan terakhir dan lebih sabar dalam membangun serangan, daripada terlalu terburu-buru di sepertiga akhir seperti yang kami lakukan tadi,” tutur Allegri kepada DAZN Italia.
Allegri juga secara spesifik menyoroti statistik pertahanan Lecce yang kerap rapuh di menit-menit akhir pertandingan. Pemahaman ini membuatnya menginstruksikan tim untuk meningkatkan kecepatan aliran bola setelah jeda babak pertama guna memancing lawan keluar dari area pertahanan mereka.
“Saya melihat statistiknya, Lecce kebobolan hampir setengah dari total gol musim ini dalam 15 menit terakhir. Itu berarti mereka sangat baik dalam bekerja keras dan menjaga permainan tetap terbuka, namun kemudian kehabisan tenaga,” tambah Allegri menjelaskan alasannya memasukkan tenaga baru di babak kedua.
Konsolidasi Posisi di Papan Atas Klasemen
Kemenangan ini memberikan pesan jelas bahwa AC Milan kini menjadi pesaing terkuat Inter Milan dalam perebutan gelar juara. Dengan ini, Rossoneri makin kokoh di posisi kedua klasemen, unggul tiga poin dari Napoli dan hanya tertinggal tiga poin dari pemuncak klasemen.
Hebatnya lagi, Milan kini mencatatkan rekor tak terkalahkan terpanjang di Serie A sejak era Fabio Capello pada awal 90-an. Meskipun tren tim sangat positif, Allegri tetap bersikap membumi dengan menegaskan bahwa fokus utama tim adalah mengamankan posisi empat besar .
Kematangan mental para pemain untuk memenangkan laga melawan tim kecil menjadi modal berharga. Selanjutnya, Milan akan menghadapi laga berat dengan bertamu ke markas AS Roma, Senin (26/01) dini hari WIB mendatang.



