Allegri Puji Jay Idzes dkk, Pertahanan Sassuolo Disebut Sangat Rapi
BOLAZOLA – AC Milan kembali kehilangan poin penting di Serie A setelah ditahan imbang oleh Jay Idzes dan kawan-kawan pada laga Minggu (15/12) malam. Hasil tersebut terasa menyakitkan karena Rossoneri sempat berada di atas angin, namun gagal mengamankan kemenangan.
Meski demikian, Massimiliano Allegri justru menunjukkan raut yang relatif tenang usai laga. Sang pelatih menilai timnya tampil cukup baik, terutama dalam membongkar lawan yang disebutnya memiliki organisasi pertahanan solid.
Di balik kegagalan Milan meraih tiga poin, Allegri secara implisit mengakui kualitas lini belakang Sassuolo yang tampil disiplin sepanjang laga. Pertahanan tim tamu, yang dipimpin bek Timnas Indonesia Jay Idzes, mampu meredam tekanan dan memaksa Milan bekerja ekstra keras.
Allegri Akui Pertahanan Rapi Jay Idzes dan Kawan-kawan
Berbicara kepada DAZN seusai pertandingan, Allegri menilai Sassuolo sebagai lawan yang sangat terorganisasi. Terutama ketika bertahan dan melakukan transisi cepat ke depan saat mendapatkan bola.
“Hari ini saya pikir kami memainkan pertandingan yang bagus. Kami menyerang dengan baik melawan pertahanan yang terorganisasi dengan sangat rapi. Sassuolo selalu berbahaya, karena pada momen tertentu mereka bisa memutus permainan dan tiga pemain mereka selalu tersedia di depan,” ujar Allegri.
Menurutnya, situasi seperti itu menuntut konsentrasi penuh dari tim yang menyerang. Jika gagal merebut bola kembali, risiko serangan balik menjadi sangat besar.
“Jika Anda tidak memenangkan bola kembali, Anda harus berlari 90 meter ke belakang. Itu yang membuat pertandingan seperti ini selalu berbahaya. Kami seharusnya bisa sedikit lebih pintar pada gol pertama dan juga pada gol kedua. Tapi secara keseluruhan, kami memainkan pertandingan yang baik,” jelasnya.
Sassuolo Solid, Milan Masih Punya PR
Hasil imbang ini kembali menyoroti masalah konsistensi Milan dalam menjaga keunggulan. Allegri mengakui jumlah kebobolan timnya masih terlalu tinggi dalam beberapa laga terakhir.
“Kami harus terus bekerja dan mulai kebobolan lebih sedikit karena kami sudah terlalu sering kebobolan. Dua di Parma, dua hari ini, dua di Turin, dua melawan Pisa, dua melawan Cremonese,” katanya.
Meski begitu, Allegri menegaskan tidak memiliki keluhan terhadap sikap para pemainnya dan meminta timnya segera mengalihkan fokus ke agenda berikutnya, termasuk persiapan Supercoppa.
Di sisi lain, performa Sassuolo patut mendapat sorotan. Dipimpin Jay Idzes di jantung pertahanan, mereka mampu bertahan disiplin di bawah tekanan Milan dan tetap berbahaya lewat serangan balik.
Satu poin dari laga ini mempertegas identitas Sassuolo sebagai tim yang sulit ditaklukkan, terutama ketika mampu menjaga struktur bertahan hingga menit akhir. Usai pekan ke-15, Neroverdi kini ada di urutan kesembilan klasemen sementara Serie A mengantongi 21 poin.



