BERITA BOLAWORLD CUP 2026

Infantino Bela Rencana Penjualan Saham FIFA, Sebut Bukan Kewajiban tapi Peluang Emas

BOLAZOLA – Presiden FIFA Gianni Infantino akhirnya angkat bicara terkait usulan pembentukan anak perusahaan swasta yang akan mengelola nilai komersial berbagai kompetisi milik FIFA. Rencana tersebut memicu gelombang kritik setelah muncul kabar bahwa FIFA membuka peluang penjualan saham kepada investor.

Ia menegaskan proposal itu bukan keputusan yang sudah final. Menurutnya, seluruh proses masih berupa tawaran yang akan dibahas dan diputuskan secara demokratis oleh 211 asosiasi anggota FIFA.

Pria asal Swiss tersebut menilai langkah itu justru dapat meningkatkan pendapatan sepak bola dunia. Dana tambahan yang dihasilkan nantinya diklaim akan kembali digunakan untuk mengembangkan olahraga tersebut di berbagai negara.

Infantino: Ini Peluang, Bukan Kewajiban

Infantino menjelaskan bahwa pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE) hanya sebatas usulan. Seluruh anggota FIFA tetap memiliki hak untuk menerima ataupun menolak proposal tersebut melalui mekanisme pemungutan suara.

“FIFA Forward Enterprise hanyalah sebuah proposal, sebuah tawaran. Ini adalah bagian dari proses demokratis dan konsultasi, serta merupakan sebuah peluang, bukan kewajiban,” kata Infantino.

Baca Juga: Manchester United Waspada! FIFA Siapkan Aturan Baru untuk Lindungi Pemain seperti Rashford

Menurutnya, FIFA membutuhkan keahlian khusus untuk mengoptimalkan potensi komersial yang selama ini belum tergarap maksimal. Dengan model baru tersebut, nilai ekonomi dari berbagai turnamen FIFA diyakini bisa meningkat secara signifikan.

“Ini adalah peluang emas untuk mempercepat perkembangan sepak bola secara global. Namun sekali lagi, ini hanya sebuah tawaran, bukan kewajiban,” ujarnya.

Klaim Pendapatan akan Kembali ke Anggota FIFA

Infantino menegaskan pembentukan perusahaan baru itu tidak akan mengubah format maupun esensi sepak bola. Fokus utamanya adalah mengelola hak siar, sponsor, lisensi, serta berbagai peluang bisnis lain yang dimiliki FIFA secara lebih profesional.

Pendapatan tambahan yang dihasilkan nantinya disebut akan didistribusikan untuk mendukung pengembangan sepak bola di 211 asosiasi anggota FIFA. Menurutnya, langkah tersebut akan membuat lebih banyak manfaat finansial kembali ke negara-negara anggota.

Ia juga meyakini para suporter akan menjadi pihak yang ikut merasakan dampak positif dari kebijakan tersebut. Infantino menilai peningkatan investasi di berbagai negara akan membantu perkembangan sepak bola dan membuat kualitas kompetisi di seluruh dunia semakin baik.

Baca Juga: Zinedine Zidane Segera Resmi Melatih Timnas Prancis, Akhiri Era Didier Deschamps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *