FIFA Bahas Wacana Piala Dunia 64 Tim, Infantino: Semua Negara Harus Punya Mimpi
BOLAZOLA – Piala Dunia 64 tim berpeluang menjadi kenyataan setelah Presiden FIFA Gianni Infantino memastikan usulan tersebut akan dibahas usai Piala Dunia 2026 berakhir. Format baru itu direncanakan mulai diterapkan pada edisi 2030 yang bertepatan dengan perayaan 100 tahun Piala Dunia.
Wacana tersebut kembali mengemuka setelah pertama kali diusulkan oleh CONMEBOL pada Maret 2025. Jika disetujui, jumlah peserta Piala Dunia akan kembali bertambah dari 48 menjadi 64 negara.
Menurut FIFA, pembahasan akan dilakukan bersama berbagai komite setelah turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko selesai digelar. Keputusan akhir nantinya akan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk dampaknya terhadap perkembangan sepak bola dunia.
Infantino Ingin Lebih Banyak Negara Tampil di Piala Dunia
Infantino menegaskan Piala Dunia tidak boleh hanya menjadi panggung bagi negara-negara kuat dari Eropa dan Amerika Selatan. Ia menilai setiap negara harus memiliki kesempatan untuk bermimpi tampil di turnamen terbesar sepak bola dunia.
Presiden FIFA itu juga menilai kualitas tim-tim dari berbagai benua terus meningkat. Karena itu, memperluas jumlah peserta dinilai dapat menjaga motivasi negara-negara berkembang untuk terus meningkatkan prestasi mereka.
“Piala Dunia harus menjadi milik seluruh dunia, bukan hanya Eropa dan Amerika Selatan. Setiap negara harus bisa bermimpi lolos ke Piala Dunia,” kata Infantino dikutip dari Herald News.
Baca Juga: Norwegia Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Haaland Cs Disambut Bak Pahlawan di Oslo
Ia menjadikan performa wakil Afrika pada Piala Dunia 2026 sebagai contoh keberhasilan format 48 tim. Dari 10 negara Afrika yang tampil, sembilan di antaranya berhasil lolos ke fase gugur.
“Itu merupakan sebuah kesuksesan besar. Pada edisi sebelumnya hanya ada lima wakil Afrika. Hal itu menunjukkan betapa pentingnya memberikan kesempatan kepada lebih banyak tim untuk berpartisipasi,” jelasnya.
Usulan 64 Tim Masih Menuai Penolakan
Apabila format 64 tim disetujui, jumlah pertandingan Piala Dunia akan meningkat menjadi 128 laga. Angka tersebut dua kali lipat lebih banyak dibanding format lama yang hanya diikuti 32 peserta.
Meski mendapat dukungan dari CONMEBOL, usulan tersebut masih menuai penolakan dari sejumlah konfederasi lain. Presiden UEFA Aleksander Ceferin bahkan secara terbuka menyebut rencana tersebut sebagai “ide yang buruk”.
Piala Dunia 2030 sendiri akan digelar di Spanyol, Portugal, dan Maroko, dengan tiga pertandingan pembuka dimainkan di Argentina, Uruguay, serta Paraguay untuk memperingati 100 tahun penyelenggaraan turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Baca Juga: Deschamps Yakin Laga Prancis vs Spanyol Bakal Berjalan Spektakuler



