BERITA BOLAWORLD CUP 2026

Pelatih Mesir Tuding Wasit Tak Adil, Sebut Turnamen Hanya untuk Argentina

BOLAZOLA – Piala Dunia 2026 kembali diwarnai kontroversi setelah pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan, melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan wasit saat timnya kalah dramatis 2-3 dari Argentina di babak 16 besar. Hassan bahkan menuding turnamen kali ini seolah diarahkan untuk menguntungkan sang juara bertahan.

Mesir sebenarnya sempat unggul dua gol dan berada di ambang lolos ke perempatfinal. Namun, Argentina bangkit dengan mencetak tiga gol hanya dalam 13 menit untuk membalikkan keadaan dan mengamankan tiket ke delapan besar.

Kekalahan tersebut membuat Mesir harus mengubur mimpi melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026. Di sisi lain, Argentina melanjutkan perjuangan mempertahankan gelar dengan menghadapi Swiss pada babak perempatfinal.

Hossam Hassan Soroti Sejumlah Keputusan Wasit Untungkan Argentina

Hassan menilai timnya dirugikan oleh beberapa keputusan penting sepanjang pertandingan. Menurutnya, Mesir layak mendapatkan hadiah penalti setelah Julian Alvarez dianggap melanggar Mohamed Salah di dalam kotak terlarang, tetapi insiden tersebut tidak ditinjau melalui VAR.

Pelatih berusia 59 tahun itu juga mempertanyakan keputusan wasit yang menganulir gol Zico pada babak pertama. Selain itu, ia menilai Alexis Mac Allister sempat menarik Hamdi Fathy di kotak penalti tanpa mendapat perhatian dari perangkat pertandingan.

“Hidup memang tidak adil, dunia juga tidak adil. Namun, mengapa tidak ada keadilan dalam olahraga? Saya tidak bisa menerima hasil maupun jalannya pertandingan ini,” kata Hassan dalam konferensi pers.

Baca Juga: Messi Bangkitkan Argentina dari Maut, Juara Bertahan Dramatis ke Perempatfinal

Hassan bahkan menyebut wasit telah merugikan kerja keras seluruh rakyat Mesir. Ia menganggap sejumlah keputusan kontroversial menjadi faktor utama yang membuat timnya gagal mempertahankan keunggulan atas Argentina.

“Wasit tidak adil. Dia menyia-nyiakan perjuangan satu bangsa. Piala Dunia ini seperti diarahkan untuk Argentina,” ujar Hassan.

Mesir Pulang dengan Kepala Tegak

Terlepas dari kontroversi yang terjadi, Mesir menunjukkan performa impresif saat menghadapi juara bertahan. The Pharaohs mampu membuat Argentina berada di ambang eliminasi sebelum akhirnya kebobolan tiga gol pada fase akhir pertandingan.

Hasil tersebut memastikan perjalanan Mesir di Piala Dunia 2026 berakhir pada babak 16 besar. Meski gagal lolos ke perempatfinal, penampilan mereka sepanjang laga mendapat banyak apresiasi karena mampu memberikan perlawanan sengit kepada salah satu favorit juara.

Sementara itu, Argentina berhasil menjaga asa mempertahankan gelar dunia dan akan menghadapi Swiss di babak perempatfinal. Albiceleste lolos setelah mencatat salah satu comeback paling dramatis sepanjang Piala Dunia 2026.

Baca Juga: Jadwal Babak Perempatfinal Piala Dunia 2026: Inggris Tantang Norwegia, Argentina Hadapi Swiss

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *