BERITA BOLAWORLD CUP 2026

Hukuman FIFA untuk Pemain Qatar usai Cedera Horor Ismael Kone Sangat Konyol

BOLAZOLA – Legenda sepak bola Inggris Gary Lineker melayangkan kritik keras kepada FIFA. Badan sepak bola dunia itu menjatuhkan hukuman berat kepada gelandang Qatar Assim Madibo, namun disebut sangatlah konyol.

Madibo mendapat larangan bermain selama lima pertandingan setelah tekel kerasnya membuat gelandang Kanada, Ismael Kone, mengalami patah tulang tibia dan fibula pada laga fase grup Piala Dunia 2026.

Keputusan FIFA langsung memicu perdebatan. Lineker menilai hukuman tersebut terlalu berlebihan karena insiden yang terjadi murni merupakan kecelakaan di dalam pertandingan.

Lineker Sebut FIFA Terlalu Berlebihan

Insiden bermula ketika Madibo melakukan tekel dari belakang kepada Kone dalam pertandingan yang dimenangkan Kanada dengan skor telak 6-0. Benturan keras tersebut membuat pemain Sassuolo itu harus dilarikan ke rumah sakit dan menjalani operasi pada kaki kirinya.

FIFA kemudian tidak hanya memberikan kartu merah kepada Madibo, tetapi juga memperpanjang sanksinya menjadi larangan tampil dalam lima pertandingan. Organisasi tersebut menyatakan hukuman dijatuhkan karena pelanggaran serius sesuai Kode Disiplin FIFA.

Baca Juga: Kapten Iran Mehdi Taremi Sebut Piala Dunia 2026 Bencana, Infantino Ikut Disindir

“Ini benar-benar tidak masuk akal. Itu jelas merupakan tekel yang tidak disengaja dan bahkan seharusnya tidak berujung kartu merah. Dia juga sangat terpukul melihat lawannya mengalami cedera. Keputusan yang konyol,” tulis Lineker melalui akun media sosialnya.

Hukuman tersebut menjadi salah satu sanksi terberat yang pernah dijatuhkan FIFA untuk pelanggaran di atas lapangan. Besarnya hukuman itu mengingatkan publik pada kasus Luis Suarez yang mendapat larangan sembilan pertandingan setelah menggigit Giorgio Chiellini di Piala Dunia 2014.

Ismael Kone Jalani Operasi dan Absen di Fase Gugur Piala Dunia 2026

Di tengah kontroversi tersebut, kabar baik datang dari kubu Kanada. Tim nasional Kanada memastikan operasi yang dijalani Ismael Kone berlangsung sukses setelah ia mengalami patah tulang kaki kiri akibat insiden tersebut.

Klub Kone, Sassuolo, juga mengonfirmasi bahwa proses operasi berjalan lancar. Gelandang berusia 24 tahun itu akan segera memulai program rehabilitasi, meski dipastikan tidak bisa melanjutkan penampilannya di Piala Dunia 2026.

Absennya Kone menjadi kerugian besar bagi Kanada yang berhasil lolos ke babak gugur untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka. Sang gelandang kini hanya bisa memberikan dukungan dari luar lapangan saat negaranya menghadapi Afrika Selatan pada babak 32 besar.

Baca Juga: Beberapa Jam Sebelum Piala Dunia 2026 Dimulai, FIFA Paksa Negara Ini Ganti Jersey

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *