Messi Dicadangkan saat Lawan Yordania, Lionel Scaloni Siapkan Rotasi Besar Argentina
BOLAZOLA – Timnas Argentina dipastikan tidak akan menurunkan Lionel Messi sebagai starter saat menghadapi Yordania pada laga terakhir Grup J Piala Dunia 2026. Pelatih Lionel Scaloni memilih mengistirahatkan sang kapten setelah Albiceleste memastikan diri lolos sebagai juara grup.
Keputusan tersebut diambil karena hasil pertandingan melawan Yordania sudah tidak memengaruhi posisi Argentina di klasemen. Juara bertahan itu telah mengamankan enam poin dari dua laga pertama dan tidak mungkin lagi tergeser dari puncak Grup J.
Meski demikian, Scaloni memastikan Messi tetap masuk dalam daftar pemain pertandingan. Peraih delapan Ballon d’Or itu diproyeksikan tampil sebagai pemain pengganti jika dibutuhkan.
Scaloni Beri Kesempatan Pemain Pelapis
Keputusan mencadangkan Messi merupakan bagian dari strategi rotasi yang disiapkan Argentina menjelang fase gugur. Scaloni ingin menjaga kebugaran para pemain inti sekaligus memberi kesempatan kepada anggota skuad lainnya.
Pemain berjuluk La Pulga itu sendiri tampil luar biasa sepanjang fase grup. Ia telah mengoleksi lima gol dalam dua pertandingan dan memimpin daftar top skor sementara Piala Dunia 2026.
“Leo akan memulai pertandingan dari bangku cadangan. Saya belum menentukan susunan pemain sepenuhnya, tetapi Leo akan masuk pada pertandingan nanti,” kata Scaloni.
Baca Juga: Lionel Messi Pecahkan Rekor Bersejarah, Resmi Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia
Pelatih berusia 48 tahun itu juga mengisyaratkan bakal memainkan sejumlah pemain yang minim kesempatan tampil. Nama-nama seperti Valentin Barco, Giovani Lo Celso, Exequiel Palacios, Guiliano Simeone hingga dua penjaga gawang pelapis, Juan Musso dan Geronimo Rulli, berpeluang mendapat menit bermain.
“Saya rasa para pemain yang selalu bekerja keras dalam latihan juga pantas mendapatkan kesempatan. Ketika kesempatan itu datang, mereka harus bisa membuat tim tetap bermain dengan cara yang sama,” ujar Scaloni.
Argentina dan Messi Fokus Menatap Babak Gugur
Dengan status juara Grup J yang sudah dipastikan, Argentina bisa menghadapi Yordania tanpa tekanan. Sebaliknya, Yordania juga telah dipastikan finis sebagai juru kunci sehingga pertandingan ini tidak lagi menentukan nasib kedua tim.
Keputusan mengistirahatkan Messi juga dinilai sebagai langkah tepat untuk menjaga kondisi fisik sang kapten. Pemain berusia 39 tahun itu baru saja mencetak sejarah dengan koleksi 18 gol Piala Dunia, sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen.
Rotasi yang dilakukan Scaloni diharapkan membuat seluruh anggota skuad tetap berada dalam ritme pertandingan sebelum memasuki fase gugur. Kedalaman tim menjadi salah satu modal penting Argentina dalam upaya mempertahankan gelar juara dunia.
Baca Juga: Air Mata Lionel Messi di Piala Dunia 2026 Terungkap, Ternyata Sang Ayah Sedang Sakit



