BERITA BOLAWORLD CUP 2026

Sanjung Neymar, Ancelotti: Dia Tak Pernah Kehilangan Semangat

BOLAZOLA – Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, memberikan pujian besar kepada Neymar setelah sang penyerang akhirnya kembali bermain di Piala Dunia 2026. Menurut Ancelotti, pemain berusia 34 tahun itu tidak membutuhkan motivasi tambahan setiap kali mengenakan jersey Selecao.

Penyerang Santos itu menjalani laga pertamanya bersama Brasil sejak 2023 ketika tampil sebagai pemain pengganti saat Selecao mengalahkan Skotlandia 3-0 pada laga terakhir Grup C. Kemenangan tersebut sekaligus memastikan Brasil lolos ke babak 32 besar sebagai juara grup.

Selain menjadi momen comeback Neymar, pertandingan itu juga memperlihatkan performa impresif Vinicius Junior yang mencetak dua gol. Matheus Cunha kemudian melengkapi kemenangan Brasil untuk menjaga tren positif setelah sebelumnya juga menang 3-0 atas Haiti.

Ancelotti Yakin Neymar Masih Punya Peran Besar

Kembalinya Neymar menjadi salah satu kabar terbaik bagi Brasil menjelang fase gugur. Sang pelatih menilai mantan pemain Barcelona dan Paris Saint-Germain itu pantas mendapatkan kesempatan bermain setelah bekerja keras memulihkan kondisi fisiknya.

“Saya senang karena tim berkembang sejak pertandingan pertama. Neymar mendapat kesempatan bermain karena dia pantas mendapatkannya dan bekerja keras untuk pulih. Saya pikir dengan kualitasnya, dia bisa membantu tim di Piala Dunia ini,” kata Ancelotti.

Pelatih asal Italia itu juga menegaskan bahwa mantan bintang Barcelona itu tidak pernah kehilangan kecintaannya terhadap Timnas Brasil. Meski sudah berusia 34 tahun, semangat sang penyerang dinilai masih sama seperti saat pertama kali membela Selecao.

“Dia tidak membutuhkan motivasi untuk bermain. Tidak ada pemain yang membutuhkan motivasi ketika mengenakan seragam Brasil. Dia berusia 34 tahun dan masih memiliki gairah seperti anak muda,” ujar Ancelotti.

Baca Juga: Neymar Menangis Haru usai Kembali Main untuk Brasil di Piala Dunia 2026

Brasil Siap Hadapi Tantangan di Babak Gugur

Kemenangan atas Skotlandia membuat Brasil menutup fase Grup C sebagai pemuncak klasemen. Selecao bangkit setelah hasil kurang memuaskan di laga pembuka dengan membukukan dua kemenangan beruntun, masing-masing 3-0 atas Haiti dan Skotlandia.

Performa Vinicius Junior juga menjadi modal penting bagi Brasil. Penyerang Real Madrid itu kini menjadi salah satu kandidat kuat peraih Sepatu Emas setelah terus menunjukkan ketajamannya sepanjang fase grup.

Di babak 32 besar, Brasil akan menghadapi runner-up Grup F. Belanda, Jepang, atau Swedia masih berpeluang menjadi lawan yang akan dihadapi pasukan Carlo Ancelotti.

Dengan Neymar yang sudah kembali merumput dan performa tim yang terus meningkat, Brasil kini semakin percaya diri untuk melanjutkan perjuangan memburu gelar juara dunia keenam dalam sejarah mereka.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo dan Neymar Tidak Perlu Buktikan Diri di Piala Dunia 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *