Arsenal Siap Tikung PSG, Wonderkid Rp1,3 Triliun Ini Tertarik Gabung Proyek Arteta
BOLAZOLA – Arsenal kembali bergerak agresif di bursa transfer. Kali ini, The Gunners dilaporkan berada di posisi terdepan untuk mengamankan tanda tangan gelandang muda Lille, Ayyoub Bouaddi.
Namanya memang sedang menjadi perbincangan di Eropa. Di usia yang baru menginjak 18 tahun, ia sudah dianggap sebagai salah satu talenta lini tengah paling menjanjikan di generasinya.
Tak heran jika Paris Saint-Germain ikut mengincar bintang muda asal Maroko itu. Namun, Arsenal kini disebut semakin percaya diri bisa memenangkan persaingan untuk mendapatkan wonderkid yang dibanderol hingga 70 juta euro atau sekitar Rp1,3 triliun tersebut.
Arsenal Sudah Mulai Bergerak di Balik Layar
Menurut laporan jurnalis Sky Sports Sacha Tavolieri, The Gunners telah menggelar pembicaraan awal dengan pihak yang mewakili Bouaddi. Hasilnya disebut berjalan positif dan memberikan sinyal optimistis bagi kubu Meriam London.
Lebih menarik lagi, Bouaddi dikabarkan cukup tertarik dengan proyek yang sedang dibangun Mikel Arteta di Emirates Stadium. Faktor tersebut membuat peluang klub asal London semakin terbuka lebar.
Baca Juga: Arteta Minta Arsenal Jadikan Kekalahan dari PSG sebagai Bahan Bakar Kebangkitan
Meski demikian, negosiasi diperkirakan belum akan memasuki tahap final dalam waktu dekat. Arsenal disebut baru akan mempercepat proses transfer setelah Bouaddi menyelesaikan tugasnya bersama Timnas Maroko di Piala Dunia 2026.
Laporan yang sama menyebut bahwa manajemen Arsenal telah melakukan pekerjaan besar untuk transfer ini dalam beberapa bulan terakhir. Karena itu, mereka kini yakin memiliki peluang yang sangat baik untuk mengalahkan PSG dalam perburuan sang gelandang muda.
PSG Terancam Gigit Jari dalam Perburuan Bouaddi
Selain Bouaddi, Arsenal sebenarnya masih memantau beberapa opsi lain untuk memperkuat lini tengah. Salah satu nama yang terus masuk radar adalah gelandang Newcastle United, Sandro Tonali.
Namun Bouaddi dianggap sebagai investasi jangka panjang yang sangat ideal. Dengan keberadaan Declan Rice, Martin Zubimendi, dan Myles Lewis-Skelly, Arsenal tidak perlu memaksanya langsung menjadi pemain inti sejak hari pertama.
Di sisi lain, Lille juga diyakini lebih terbuka melepas pemain mudanya ke luar Prancis dibanding menjualnya kepada PSG. Klub asal Paris itu merupakan rival langsung mereka di Ligue 1, sehingga transfer ke Arsenal dinilai jauh lebih masuk akal.
Baca Juga: Odegaard Bela Gabriel dan Eberechi Eze usai Arsenal Gagal Juara Liga Champions



