Melaju ke Final Liga Champions, Fabio Capello Puji Keindahan Arsenal Musim Ini
BOLAZOLA – Pelatih legendaris Fabio Capello menilai Arsenal tampil jauh lebih superior saat menyingkirkan Atletico Madrid di babak semifinal Liga Champions. Kemenangan tipis 1-0 di Emirates Stadium, Rabu (06/05), sudah cukup untuk mengantarkan anak asuh Mikel Arteta ke partai puncak dengan agregat skor 2-1.
Ini merupakan keberhasilan pertama bagi The Gunners menembus babak final kompetisi kasta tertinggi Eropa tersebut dalam kurun waktu 20 tahun terakhir. Arsenal kini tinggal menunggu pemenang antara Bayern Munich dan juara bertahan Paris Saint-Germain untuk menjadi lawan mereka di laga final.
Capello yang hadir sebagai pengamat menekankan bahwa Arsenal menunjukkan kepribadian yang sangat kuat sepanjang dua pertemuan melawan wakil Spanyol tersebut. Dominasi taktik yang ditunjukkan oleh skuat Meriam London dianggap sebagai bukti kematangan mereka dalam menghadapi tekanan besar di level Eropa.
Dominasi Taktik Arsenal dan Analisis Performa Tim Asuhan Arteta
Fabio Capello menjelaskan bahwa Arsenal tampil sebagai tim yang jauh lebih lengkap dengan kemampuan mengontrol permainan yang sangat baik. Ia terkesan dengan fleksibilitas para pemain Arsenal dalam menjaga penguasaan bola maupun saat melakukan tekanan tinggi terhadap lawan.
“Mereka adalah tim yang lebih lengkap dengan kepribadian yang lebih besar. Ketika mereka ingin menguasai bola, mereka melakukannya, begitu juga saat mereka ingin melakukan tekanan. Selalu Arsenal yang memilikinya di dalam diri mereka,” ucap Capello dikutip dari Football Italia.
Baca Juga: Luis Enrique Puji Mentalitas PSG Usai Singkirkan Bayern Munich
Gol penentu kemenangan Arsenal dicetak oleh pemain Timnas Inggris Bukayo Saka lewat sontekan jarak dekat yang memanfaatkan bola muntah di depan gawang. Meski menilai gol tersebut terjadi karena kecerobohan lini pertahanan lawan, Capello menganggap hasil itu sangat layak didapatkan oleh Arsenal.
“Itu adalah gol yang bagus, tapi pertahanan sedikit ceroboh dalam mengantisipasi bola muntah. Namun, hal terindah bagi saya adalah penonton, yang menderita hingga akhir dan kemudian berkesempatan merayakannya setelah 20 tahun,” jelas Capello.
Penantian Dua Dekade dan Sinergi Luar Biasa Bersama Suporter
Capello melihat keberanian Arteta dalam menerapkan strategi menyerang menjadi kunci utama keberhasilan tim membongkar pertahanan gerendel khas Atletico. Fokus yang terjaga sepanjang 90 menit membuat Arsenal tidak memberikan ruang sedikit pun bagi tim tamu.
Momen keberhasilan ini terasa sangat emosional karena Arsenal terakhir kali merasakan atmosfer final Champions League pada tahun 2006 silam. Penantian panjang selama dua dekade tersebut akhirnya terbayar tuntas melalui perjuangan keras kolektif tim musim ini.
Sinergi antara pemain di lapangan dengan dukungan masif dari tribun penonton menjadi sorotan utama yang membuat Capello merasa sangat terkesan. Atmosfer Emirates Stadium sepanjang laga semifinal tersebut dinilai memberikan tekanan mental yang hebat bagi para pemain Atletico Madrid.
Baca Juga: Vincent Kompany Kritik Keputusan Wasit Usai Bayern Munich Disingkirkan PSG



