Jamie Carragher Kritik Keputusan Arteta Mainkan Kepa Arrizabalaga di Final Carabao Cup
BOLAZOLA – Legenda Liverpool Jamie Carragher melontarkan kritik tajam terhadap keputusan Mikel Arteta yang tetap menurunkan Kepa Arrizabalaga di final Carabao Cup. Arsenal harus menelan kekalahan 2-0 dari Manchester City setelah kiper asal Spanyol tersebut melakukan kesalahan fatal di Stadion Wembley.
Kepa gagal mengantisipasi umpan silang Rayan Cherki yang kemudian membuahkan gol pembuka bagi Nico O’Reilly pada menit ke-60. Blunder tersebut menjadi sorotan utama karena Arteta memilih mencadangkan David Raya yang tampil sangat impresif sepanjang musim ini.
Meskipun Arteta membela keputusannya sebagai langkah yang adil, Carragher menilai sang manajer tidak berutang apa pun kepada kiper cadangan. Kegagalan ini dianggap merugikan ambisi besar Meriam London untuk mengakhiri puasa gelar mereka selama enam tahun terakhir.
Perbandingan Situasi Penjaga Gawang Cadangan di Manchester City dan Liverpool
Jamie Carragher menegaskan bahwa situasi Kepa di Arsenal sangat berbeda dengan peran James Trafford bagi Manchester City. Pep Guardiola dianggap memiliki alasan kuat untuk memainkan Trafford yang awalnya didatangkan sebagai kiper utama sebelum kedatangan Donnarumma.
“Mikel Arteta tidak berutang apa pun kepada Kepa, melainkan ia berutang kepada suporter Arsenal untuk memberikan peluang menang terbaik. Penjaga gawang cadangan didatangkan karena dia tahu posisinya, namun di final segalanya harus berubah,” ujar Carragher dikutip dari Sky Sports.
Ia juga membandingkan kondisi ini dengan Caoimhin Kelleher yang sering menjadi pahlawan bagi Liverpool di berbagai laga final domestik. Menurutnya, Kelleher diberikan kesempatan karena Liverpool sangat ingin mempertahankannya, hal yang tidak berlaku bagi situasi Kepa saat ini.
“Alasan Kelleher mendapat banyak kesempatan di final adalah karena Liverpool sangat putus asa untuk menjaganya tetap bertahan di klub. Itu sama sekali bukan poin utama dalam kasus Kepa yang memang didatangkan murni sebagai pelapis,” tambahnya dengan tegas.
David Raya Pemain Kunci Arsenal, Bukan Kepa
Carragher menekankan bahwa David Raya bukan sekadar kiper nomor satu, melainkan salah satu pemain terbaik Arsenal di sepanjang kompetisi musim ini. Menurunkan Kepa yang dinilai memiliki rekam jejak kurang konsisten di level tertinggi dianggap sebagai sebuah perjudian yang sangat berisiko.
Kesalahan di Wembley menjadi bukti nyata bahwa mengganti pemain kunci dalam pertandingan sebesar final bisa berakibat sangat fatal bagi tim. Carragher merasa Arsenal telah membuang kesempatan emas untuk meraih trofi perdana mereka sejak sembilan tahun terakhir.
Kritik ini memicu perdebatan luas di kalangan penggemar mengenai kebijakan rotasi pemain yang diterapkan Mikel Arteta pada ajang piala domestik. Kini fokus Arsenal harus segera beralih ke kompetisi lainnya untuk menebus kegagalan menyakitkan di partai puncak tersebut.



