Chelsea Siap Jamu Burnley, Rosenior Tidak Peduli Lawannya Siapa
BOLAZOLA – Manajer Chelsea Liam Rosenior menyatakan tim asuhannya selalu siap tidak peduli lawannya siapa, menjelang laga lanjutan Liga Inggris melawan Burnley di Stamford Bridge pada Sabtu (21/02). Pertandingan ini menjadi ujian penting bagi kedua tim yang sedang membawa misi berbeda di klasemen sementara.
Tim tamu datang dengan kondisi terpuruk di peringkat ke-19 dan sangat membutuhkan poin untuk keluar dari zona degradasi. Sementara itu, Chelsea sedang berupaya mengamankan posisi lima besar guna mengunci tiket Liga Champions musim depan.
Persaingan dengan Liverpool dan Manchester United menuntut konsistensi tinggi dari skuad asuhan Liam Rosenior di sisa musim. Fokus utama tim medis saat ini adalah memantau kondisi Marc Cucurella yang diragukan tampil dalam laga akhir pekan nanti.
Kesiapan Mental Skuad Liam Rosenior
Liam Rosenior menegaskan bahwa timnya tidak akan meremehkan lawan meskipun Burnley sedang berjuang di papan bawah. Ia percaya bahwa kekuatan liga saat ini sangat merata sehingga setiap lawan harus dihadapi dengan keseriusan yang sama.
“Kekuatan liga ini sekarang sangat merata, sehingga kami harus tetap fokus pada performa sendiri dan melakukan persiapan yang tepat. Apapun lawannya, baik itu Burnley maupun Manchester City, proses persiapan kami tetaplah sama,” ujar Rosenior.
Sang pelatih juga mengambil langkah berani dengan memberikan waktu istirahat bagi para pemain agar bisa menyegarkan pikiran. Menurutnya, berlibur sejenak adalah cara terbaik untuk memulihkan energi setelah jadwal yang sangat padat selama 18 bulan terakhir.
“Saya melihat jadwal pemain sangat padat, sehingga saya mempersilakan mereka untuk pergi liburan guna menyegarkan diri. Terkadang cara terbaik untuk memulihkan diri adalah dengan mematikan pikiran sejenak dari rutinitas sepak bola,” tambah sang manajer.
Urgensi Poin bagi Persaingan Eropa dan Zona Degradasi
Chelsea saat ini berada dalam tekanan besar untuk terus memenangkan laga demi menjaga peluang finis di zona Liga Champions. Kehilangan poin di kandang sendiri akan menjadi kerugian besar mengingat ketatnya selisih poin dengan rival-rival di posisi lima besar.
Di sisi lain, Burnley yang tertahan di posisi ke-19 memandang laga ini sebagai partai final untuk bertahan di kasta tertinggi. Scott Parker dituntut meracik taktik jitu demi mencuri poin dari Stamford Bridge agar mereka tidak semakin terbenam di dasar klasemen.
Pertandingan ini menjadi sangat krusial bagi kedua tim dalam menentukan arah perjalanan mereka di sisa musim 2025/2026. Kesalahan sekecil apa pun di lapangan dapat berdampak fatal bagi ambisi masing-masing klub hingga akhir kompetisi nanti.



